Nilai Tukar Rupiah Melemah, Bank Ini Jual Dolar Rp18.135

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

(Foto: CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, Jemarionline.com – Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan besar terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan rupiah bahkan membuat salah satu bank nasional menjual dolar AS di level Rp18.135 per dolar.

Kondisi tersebut langsung menjadi perhatian pelaku pasar karena kurs dolar semakin mendekati level psikologis Rp18.200. Selain itu, tekanan terhadap rupiah juga terus memicu kekhawatiran di sektor keuangan dan perdagangan.

Kurs Dolar di Perbankan Terus Naik

Sejumlah bank nasional mulai menaikkan harga jual dolar AS mengikuti pergerakan pasar global.

Salah satu bank tercatat menjual dolar di kisaran Rp18.135 per dolar AS. Sementara itu, kurs beli berada di level yang lebih rendah mengikuti spread perbankan.

Lonjakan kurs tersebut menunjukkan tekanan besar yang saat ini terjadi pada rupiah di pasar valuta asing.

Baca Juga :  Harga Cabai dan Bawang Makin Pedas, Tertinggi Tembus Rp121 Ribu per Kg

Rupiah Masih Tertekan Sentimen Global

Pelaku pasar menilai penguatan dolar AS global menjadi faktor utama pelemahan rupiah.

Selain itu, tingginya suku bunga AS dan arus modal keluar dari negara berkembang ikut menekan mata uang Asia, termasuk rupiah.

Di sisi lain, ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global juga membuat investor lebih memilih aset safe haven seperti dolar AS.

Bank Indonesia Terus Pantau Pergerakan Rupiah

Bank Indonesia terus memantau kondisi pasar keuangan dan pergerakan nilai tukar rupiah.

Selain itu, bank sentral juga menjalankan berbagai langkah stabilisasi untuk menjaga kepercayaan pasar terhadap rupiah.

Pelaku pasar kini menunggu kebijakan lanjutan Bank Indonesia untuk menahan tekanan terhadap mata uang domestik.

Baca Juga :  Dollar Singapura Tembus Rp 14.000, Rupiah Cetak Rekor Terlemah

Dampak Pelemahan Rupiah Mulai Terasa

Pelemahan rupiah dapat memengaruhi berbagai sektor ekonomi, terutama yang bergantung pada impor dan pembayaran dolar AS.

Selain itu, kenaikan kurs dolar juga berpotensi meningkatkan biaya bahan baku, harga barang elektronik, hingga tarif perjalanan luar negeri.

Karena itu, banyak masyarakat mulai memantau pergerakan kurs dolar harian.

Pasar Keuangan Masih Fluktuatif

Sepanjang 2026, rupiah mengalami volatilitas cukup tinggi akibat tekanan eksternal dan perubahan sentimen investor global.

Selain itu, pergerakan IHSG dan pasar obligasi juga ikut terpengaruh oleh perubahan kurs dolar AS.

Analis menilai rupiah masih berpotensi bergerak fluktuatif selama tekanan global belum mereda. (man)

Berita Terkait

Harga Cabai Rawit Sulut Menyentuh Rp 120.000, 2,5 Ton Cabai Didatangkan
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026
Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak
Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar
OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya
Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 08:09 WIB

Harga Cabai Rawit Sulut Menyentuh Rp 120.000, 2,5 Ton Cabai Didatangkan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar

Berita Terbaru

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming saat meninjau lokasi pascabencana di Sumatera Utara pada 4 September 2026.(poto: kompas.com).

Hukum

Sidang Sengketa Syarat Gibran Digelar MK Malam Ini

Senin, 21 Sep 2026 - 08:14 WIB

Kasus Febrie Adriansyah bantah kepemilikan emas 74 kg saat pelimpahan tahap dua di Kejari Jakarta Selatan.(poto: kompas.com).

Nasional

Bantah Miliki Emas 74 Kg, Febrie Adriansyah Angkat Bicara

Senin, 21 Sep 2026 - 07:51 WIB