Demo Jakarta Hari Ini, Senayan dan Menteng Padat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kericuhan terjadi saat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di kawasan Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/10/2020).( Poto : Kompas.com ).

Kericuhan terjadi saat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di kawasan Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/10/2020).( Poto : Kompas.com ).

Jakarta, jemarionline.com – Dua aksi demo Jakarta hari ini berlangsung di kawasan Senayan dan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026). Polisi menyiapkan 584 personel gabungan untuk menjaga keamanan sekaligus mengurai potensi kemacetan di sekitar lokasi aksi.

Aksi pertama berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, sejak pukul 09.00 WIB. Setelah itu, massa lain melanjutkan demonstrasi di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jalan Kebon Sirih, Menteng, mulai pukul 11.00 WIB.

Warga yang biasa melintas di dua kawasan tersebut sebaiknya memilih jalur alternatif agar perjalanan tidak terhambat kepadatan kendaraan.

Polisi Fokus Jaga Kelancaran Aksi

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Erlyn Sumantri, mengatakan aparat gabungan langsung menempati sejumlah titik sejak pagi.

Personel kepolisian, TNI, dan petugas pemerintah daerah berjaga untuk memastikan demonstrasi berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

“Pukul 09.00 WIB unjuk rasa dari Aliansi Masyarakat Pecinta Polri,” kata Erlyn dalam keterangannya.

Aliansi Masyarakat Pecinta Polri menggelar aksi pertama di depan kompleks parlemen Senayan. Massa mulai berdatangan sejak pagi sambil membawa berbagai tuntutan dan aspirasi.

Baca Juga :  Pertamina Jamin Distribusi Pertalite di Tirtayasa Serang Tepat Sasaran

Kemudian, Aliansi Mahasiswa Pemerhati Bangsa melanjutkan aksi kedua di depan Kantor BGN, Menteng. Massa mahasiswa memilih kawasan Kebon Sirih sebagai titik penyampaian aspirasi mereka.

Polisi Siapkan Rekayasa Arus Kendaraan

Petugas lalu lintas terus memantau kondisi kendaraan di sekitar lokasi demo. Jika arus mulai tersendat, polisi langsung mengalihkan kendaraan ke jalur lain.

Langkah itu bertujuan menjaga arus kendaraan tetap bergerak dan mencegah antrean panjang di jalan utama Jakarta Pusat.

Kawasan Senayan dan Menteng memang sering mengalami kepadatan saat jam kerja. Kehadiran massa aksi membuat volume kendaraan meningkat lebih cepat dibanding hari biasa.

Jalan Gatot Subroto di sekitar DPR RI serta Jalan Kebon Sirih menuju Menteng menjadi titik yang paling berpotensi mengalami perlambatan arus lalu lintas.

Karena itu, banyak pengendara memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan.

Warga Diminta Cari Jalur Alternatif

Polisi meminta masyarakat tidak melintas di sekitar lokasi demonstrasi jika tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung,” ujar Erlyn.

Imbauan tersebut berlaku bagi pekerja kantoran, pengemudi ojek online, hingga pengguna kendaraan pribadi yang biasa melintas di pusat kota.

Baca Juga :  BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia, Jambi Diminta Waspada Petir

Selain memperlambat arus kendaraan, konsentrasi massa juga sering membuat akses jalan menyempit. Kondisi itu biasanya muncul ketika peserta aksi datang atau meninggalkan lokasi demonstrasi.

Meski begitu, aparat tetap mengutamakan pendekatan humanis selama pengamanan berlangsung. Polisi juga terus mengarahkan massa agar aksi berjalan tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lain.

Aktivitas Jakarta Tetap Berjalan Normal

Sampai pagi hari, aktivitas warga di sekitar Senayan dan Menteng masih berjalan normal. Sejumlah aparat tampak berjaga sambil mengatur kendaraan yang melintas.

Pengguna jalan juga tetap bisa melintasi kawasan tersebut meski harus menghadapi kepadatan di beberapa titik.

Polisi mengimbau masyarakat tetap mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan lebih aman dan lancar.

Demonstrasi di kawasan pusat pemerintahan Jakarta memang kerap berlangsung pada hari kerja. Karena itu, aparat biasanya langsung menyiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas sejak pagi.

Dengan adanya dua aksi unjuk rasa hari ini, warga Jakarta sebaiknya memantau kondisi lalu lintas sebelum bepergian supaya perjalanan tidak terhambat.(ar)

Berita Terkait

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu
Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter
Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit
Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar
Prabowo Luncurkan Biosolar B50, DPR Sebut Langkah Monumental Dunia
SKK Migas Buka Lowongan Kerja 2026, Simak Syarat dan Jadwal Pendaftaran
BRI Kartu Kredit Beri Diskon 20 Persen di MyBluebird, Berlaku hingga Akhir 2026
BBM Baru B50 Resmi Meluncur Juli 2026, Berapa Harganya?
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:00 WIB

Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:00 WIB

Prabowo Luncurkan Biosolar B50, DPR Sebut Langkah Monumental Dunia

Berita Terbaru

REDMAGIC

Teknologi

RedMagic Astra 2 Resmi Global, Tablet Gaming Layar OLED 185Hz

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:00 WIB