Prabowo Panggil Menteri Ekonomi ke Istana, Rupiah Disorot

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa saat dipanggil Presiden RI Prabowo Subianto ke Presiden RI Prabowo Subianto mengundang sejumlah menteri ekonomi dan tokoh keuangan ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).( Poto : kabar24 ).

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa saat dipanggil Presiden RI Prabowo Subianto ke Presiden RI Prabowo Subianto mengundang sejumlah menteri ekonomi dan tokoh keuangan ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).( Poto : kabar24 ).

Jakarta, jemarionline.com – Presiden RI Prabowo Subianto mengundang sejumlah menteri ekonomi dan tokoh keuangan ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026). Pertemuan ini langsung menarik perhatian karena berkaitan dengan stabilitas rupiah pasar saham di tengah kondisi ekonomi global yang masih bergejolak.

Sejumlah pejabat ekonomi hadir sejak siang. Namun, mereka belum memberikan penjelasan rinci mengenai agenda yang akan dibahas dalam rapat tersebut.

Pejabat Ekonomi Datang ke Istana

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tiba lebih dulu sekitar pukul 14.05 WIB. Ia mengaku datang karena undangan, namun belum mengetahui isi pembahasan.

“Enggak tahu, diundang datang saja,” ujarnya kepada wartawan.

Beberapa menit kemudian, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga tiba di lokasi. Ia memilih tidak berspekulasi soal isi rapat.

Baca Juga :  Rupiah Diproyeksi Sentuh Rp17.400 per Dolar AS, Seberapa Kuat Fiskal Indonesia Menahan Tekanan?

“Agendanya nanti kita dengar saja,” katanya singkat.

Saat ditanya soal kemungkinan pembahasan rupiah dan IHSG, Airlangga hanya menjawab, “Kita lihat.”

Selain itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin juga terlihat hadir. Presiden turut mengundang ekonom senior dan mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah.

Spekulasi Arah Pembahasan Ekonomi

Kehadiran para pejabat ekonomi ini memunculkan dugaan bahwa pemerintah tengah membahas strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah sempat tertekan terhadap dolar Amerika Serikat. IHSG juga bergerak naik turun mengikuti sentimen global.

Meski begitu, pemerintah belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait isi rapat tersebut. Kondisi ini membuat publik menunggu kejelasan arah kebijakan berikutnya.

Baca Juga :  Waka BGN Murka, SPPG Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi

Fokus ke Stabilitas Ekonomi

Pertemuan ini menegaskan perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi yang dinamis. Para pengambil kebijakan ekonomi utama hadir langsung dalam forum tersebut.

Jika rapat ini menghasilkan langkah baru, kebijakan itu bisa memberi sinyal penting bagi pasar keuangan dan pelaku usaha.

Namun hingga kini, Istana belum menyampaikan hasil atau keputusan dari pertemuan tersebut.

Penutup

Pertemuan di Istana masih menyimpan banyak pertanyaan. Meski belum ada keterangan resmi, isu stabilitas rupiah dan pasar saham menjadi perhatian utama publik.

Semua pihak kini menunggu apakah pemerintah akan mengumumkan langkah lanjutan dalam waktu dekat.(ar)

Berita Terkait

Kementerian ESDM Setujui 664 RKAB Tambang Minerba hingga Juni 2026
Asing Kembali Borong Saham RI, Net Buy Rp492 Miliar di 10 Emiten Pilihan
Harga Emas Ambruk 4%, Nyaris Jebol Level US$ 4.000 di Tengah Memanasnya Konflik AS-Iran
Bahlil Buka Suara soal Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Sebut Ikuti Harga Pasar
Rupiah Menguat Mulai Juli, Purbaya Targetkan Stabil Rp16.800 per Dolar AS pada 2027
Media Asing Soroti Kenaikan Mendadak BI Rate, Investor Asing Langsung Dihubungi Bank Indonesia
Family Office Berpotensi Bawa Ratusan Miliar Dolar AS ke Indonesia
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kementerian ESDM Setujui 664 RKAB Tambang Minerba hingga Juni 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:00 WIB

Asing Kembali Borong Saham RI, Net Buy Rp492 Miliar di 10 Emiten Pilihan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Ambruk 4%, Nyaris Jebol Level US$ 4.000 di Tengah Memanasnya Konflik AS-Iran

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:00 WIB

Bahlil Buka Suara soal Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Sebut Ikuti Harga Pasar

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:00 WIB

Rupiah Menguat Mulai Juli, Purbaya Targetkan Stabil Rp16.800 per Dolar AS pada 2027

Berita Terbaru