Disdik Jambi dan Densus 88 Perkuat Edukasi Anti-Radikalisme di Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

sosialisasi pencegahan radikalisme sekolah.( Poto :  JAMBIlink ).

sosialisasi pencegahan radikalisme sekolah.( Poto : JAMBIlink ).

Jambi, jemarionline.com – Sosialisasi pencegahan radikalisme sekolah menjadi fokus utama dalam kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi bersama Densus 88 Antiteror Polri.

Kegiatan ini berlangsung di Lapangan SMAN 10 Kota Jambi pada Senin (18/5).

Sejak awal, kegiatan ini menekankan pentingnya menjaga lingkungan pendidikan dari pengaruh paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET).

Selain itu, para peserta mengikuti rangkaian acara dengan serius. Pihak sekolah menghadirkan kepala sekolah, guru, dan siswa untuk mendengarkan materi secara langsung.

Dengan demikian, seluruh peserta memperoleh pemahaman yang sama tentang bahaya penyebaran paham radikal di lingkungan pendidikan.

Sekolah Didorong Jadi Benteng Utama Nilai Kebangsaan

Kasi Ketenagaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMA Disdik Provinsi Jambi, Domrah, menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa.

Oleh karena itu, ia meminta sekolah memperkuat pengawasan terhadap aktivitas peserta didik.

Selain itu, Domrah menegaskan bahwa sekolah tidak boleh memberi ruang bagi paham yang bertentangan dengan Pancasila.

Bahkan, ia menekankan bahwa guru harus lebih aktif membimbing siswa dalam kegiatan belajar maupun kegiatan ekstrakurikuler.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Kebut Normalisasi Batang Merao, Warga Harap Banjir Segera Terkendali

“Kami ingin memastikan sekolah di SMA Jambi benar-benar bersih dari radikalisme. Karena itu, sosialisasi ini kami lakukan agar siswa tidak mudah terpengaruh,” kata Domrah.

Selanjutnya, ia mengajak seluruh guru untuk memperkuat pengawasan. Dengan demikian, seluruh aktivitas siswa tetap berada dalam koridor nilai Pancasila dan NKRI.

Densus 88 Soroti Penyebaran Radikalisme di Dunia Digital

Sementara itu, perwakilan Densus 88 Antiteror Polri, AKP Sudiro, menjelaskan bahwa penyebaran radikalisme kini berkembang melalui media digital.

Bahkan, kelompok radikal memanfaatkan media sosial sebagai sarana utama propaganda.

Di sisi lain, ia menilai pelajar menjadi kelompok yang rentan terhadap pengaruh tersebut. Hal ini terjadi karena intensitas penggunaan internet di kalangan remaja sangat tinggi.

“Kelompok radikal memanfaatkan internet untuk menyebarkan paham yang menyesatkan. Oleh sebab itu, siswa harus cerdas memilih dan memilah informasi,” ujar Sudiro.

Lebih lanjut, ia meminta siswa tidak langsung mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya. Selain itu, ia juga mendorong siswa untuk berpikir kritis saat menerima informasi di media sosial.

Baca Juga :  Sungai Penuh Resmikan Digitalisasi Kotak Amal Berbasis QR Barcode

Siswa Diminta Aktif Menolak Paham Radikal

Selain memberikan edukasi, Densus 88 juga mengajak siswa untuk berperan aktif dalam pencegahan radikalisme.

Dengan demikian, siswa tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek dalam menjaga keamanan lingkungan sekolah.

Kemudian, siswa harusberani menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada intoleransi. Bahkan, mereka juga diminta melaporkan jika menemukan konten atau aktivitas yang mencurigakan.

Oleh karena itu, aparat berharap kesadaran siswa semakin meningkat. Dengan begitu, lingkungan sekolah tetap aman, sehat, dan kondusif.

Deklarasi Bersama Tegaskan Komitmen NKRI

Pada akhir kegiatan, seluruh peserta mengikuti deklarasi bersama. Kepala sekolah, guru, dan siswa SMAN 10 Kota Jambi menyatakan komitmen yang sama.

Mereka menolak segala bentuk paham radikalisme di lingkungan pendidikan.

Selain itu, mereka juga menegaskan kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Akhirnya, deklarasi ini menjadi simbol kerja sama antara sekolah dan aparat keamanan dalam menjaga persatuan bangsa.(ar)

Berita Terkait

TVRI Jambi Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Hadirkan Bola Gembira untuk Masyarakat
Posyandu Merangin Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa, Ini Strateginya
SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP
Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara
Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas
Perlindungan Sosial Kerinci Diperkuat, Kejaksaan dan BPJS Turut Mengawal
Kejari Sungai Penuh Ikut Evaluasi Kinerja Datun, Perkuat Pelayanan Hukum
Ranperwal Sungai Penuh Diharmonisasikan Kemenkum Jambi, Perkuat Pajak dan Layanan Kesehatan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:00 WIB

TVRI Jambi Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Hadirkan Bola Gembira untuk Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WIB

Posyandu Merangin Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa, Ini Strateginya

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:00 WIB

SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:00 WIB

Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas

Berita Terbaru