Jemarionline.com – Pemerintah Provinsi Jambi mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026. Gubernur Jambi Al Haris mengukuhkan 62 petugas haji daerah untuk mendampingi dan melayani jemaah asal Jambi selama musim haji tahun ini.
Pengukuhan itu menjadi langkah penting menjelang keberangkatan ribuan calon jemaah ke Tanah Suci.
Al Haris menegaskan petugas haji memegang peran vital dalam memberi pelayanan terbaik bagi jemaah.
Ia meminta petugas bekerja sigap, profesional, dan mengutamakan pelayanan.
Menurutnya, petugas tidak hanya mendampingi jemaah, tetapi juga harus membantu setiap kebutuhan selama perjalanan ibadah.
Ribuan Jemaah Jambi Siap Berangkat
Tahun ini Provinsi Jambi akan memberangkatkan 3.306 calon jemaah haji.
Jumlah itu membuat pemerintah memberi perhatian serius terhadap kesiapan pelayanan.
Sekitar 20 persen dari total jemaah merupakan lansia.
Kondisi itu membuat petugas harus memberi perhatian lebih pada kebutuhan jemaah lanjut usia.
Al Haris meminta petugas fokus mendampingi jemaah lansia, terutama terkait kesehatan, mobilitas, dan kebutuhan ibadah.
Ia menilai kualitas pelayanan akan sangat menentukan kenyamanan jemaah.
Karena itu, ia meminta semua petugas menjalankan tugas dengan tanggung jawab penuh.
Petugas Haji Perkuat Pelayanan di Berbagai Sektor
Sebanyak 62 petugas haji akan mengisi berbagai fungsi pelayanan.
Sebagian bertugas mendampingi kloter, sebagian menangani kesehatan jemaah, dan lainnya membantu operasional Panitia Penyelenggara Ibadah Haji.
Mereka akan mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
Pemerintah berharap keberadaan petugas membuat layanan haji berjalan lebih optimal.
Selain membantu ibadah, petugas juga akan menangani koordinasi perjalanan dan memberi respons cepat jika muncul kendala.
Peran itu membuat petugas haji menjadi unsur penting dalam penyelenggaraan haji.
Dukungan Anggaran Jambi Jadi Sorotan Nasional
Dukungan anggaran Pemprov Jambi menjadi salah satu sorotan utama.
Pemprov Jambi mengalokasikan sekitar Rp42 miliar untuk mendukung penyelenggaraan haji.
Nilai itu disebut tertinggi di Indonesia.
Anggaran itu mencakup biaya penerbangan jemaah dari Jambi ke embarkasi Batam, transportasi darat, fasilitas X-ray, serta dukungan operasional lain.
Besarnya anggaran itu menarik perhatian nasional.
Komisi VIII DPR RI bahkan memberi apresiasi atas dukungan tersebut.
Komitmen itu menunjukkan pemerintah daerah serius memberi kemudahan bagi jemaah.
Pemprov Tanggung Transportasi Jemaah
Pemprov Jambi juga menanggung biaya transportasi jemaah menuju embarkasi.
Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk dukungan yang paling dirasakan calon jemaah.
Pemerintah menyiapkan penerbangan menuju Batam melalui kerja sama resmi dengan maskapai.
Pemprov juga menyiapkan angkutan darat dari asrama haji menuju bandara.
Langkah ini meringankan beban jemaah sekaligus memperkuat kualitas layanan.
Banyak pihak menilai kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan nyata pemerintah terhadap kebutuhan jemaah.
Pelayanan Lansia Jadi Prioritas
Pemerintah memberi perhatian khusus pada jemaah lansia.
Dengan jumlah lansia yang cukup besar, petugas harus bekerja lebih responsif.
Al Haris meminta petugas tidak hanya fokus pada urusan administratif.
Ia mendorong petugas hadir sebagai pendamping yang peduli terhadap kebutuhan jemaah.
Menurutnya, pelayanan haji yang baik tidak hanya soal prosedur berjalan lancar, tetapi juga soal kenyamanan jemaah.
Karena itu, pelayanan untuk lansia menjadi prioritas utama.
Persiapan Haji Masuk Tahap Akhir
Pengukuhan petugas menandai persiapan haji Jambi memasuki fase akhir.
Pemerintah bersama Kementerian Haji terus menuntaskan berbagai kebutuhan teknis.
Mereka menyelesaikan administrasi, kelengkapan dokumen, hingga kesiapan keberangkatan.
Proses visa jemaah juga hampir rampung.
Kondisi itu membuat pemerintah optimistis penyelenggaraan haji berjalan lancar.
Dengan persiapan yang terus berjalan, pemerintah berharap pelayanan haji tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
Al Haris Minta Petugas Jaga Nama Baik Jambi
Al Haris juga mengingatkan para petugas membawa nama baik Provinsi Jambi.
Ia meminta seluruh petugas menjaga integritas selama menjalankan tugas.
Menurutnya, kualitas pelayanan petugas mencerminkan kualitas penyelenggaraan haji daerah.
Karena itu, ia mendorong seluruh petugas bekerja kompak dan saling mendukung.
Ia juga meminta petugas membangun pelayanan yang humanis.
Jemaah, kata dia, harus menjadi fokus utama dalam setiap pelayanan.
Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Haji
Pengukuhan 62 petugas haji bukan sekadar seremoni.
Langkah ini menunjukkan komitmen daerah meningkatkan kualitas layanan ibadah haji.
Pemprov Jambi menggabungkan kesiapan petugas, dukungan anggaran besar, dan perhatian khusus bagi jemaah lansia untuk menghadirkan pelayanan maksimal.
Komitmen itu memperkuat posisi Jambi sebagai salah satu daerah dengan perhatian besar terhadap layanan haji.
Dukungan anggaran yang tertinggi secara nasional menjadi bukti keseriusan itu.
Kini masyarakat berharap seluruh persiapan tersebut membawa kelancaran, kenyamanan, dan keamanan bagi seluruh jemaah asal Jambi saat menunaikan ibadah di Tanah Suci.









