5 Jenderal TNI Pernah Pimpin BIN, Tiga dari Kopassus

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

5 Jenderal TNI Pernah Pimpin BIN, Tiga Di Antaranya Berasal dari Kopassus ( dok.SindoNews)

5 Jenderal TNI Pernah Pimpin BIN, Tiga Di Antaranya Berasal dari Kopassus ( dok.SindoNews)

Jakarta, jemarionline.com – Sejak era reformasi intelijen, pemerintah secara konsisten menugaskan perwira tinggi militer untuk memimpin Badan Intelijen Negara (BIN). Dalam periode 2001 hingga 2026, lima jenderal TNI dan Polri memimpin lembaga intelijen strategis tersebut.

Mereka memimpin BIN pada masa berbeda dan menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang. Para kepala BIN tersebut mengarahkan kebijakan intelijen untuk memperkuat deteksi dini, menjaga stabilitas nasional, dan merespons berbagai ancaman keamanan.

Lima Tokoh Memimpin BIN di Berbagai Periode

Sejumlah tokoh pernah menjabat sebagai Kepala BIN, yaitu Jenderal TNI (Purn) A.M. Hendropriyono, Mayjen TNI (Purn) Syamsir Siregar, Jenderal Polisi (Purn) Sutanto, Letjen TNI (Purn) Sutiyoso, dan Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra.

Baca Juga :  MPR Apresiasi Sikap Dua SMA Tolak Final Ulang LCC Empat Pilar Kalbar

Kelima tokoh tersebut memimpin BIN dengan gaya dan pendekatan masing-masing. Mereka memperkuat koordinasi intelijen, meningkatkan kapasitas lembaga, serta menyesuaikan strategi dengan perkembangan ancaman nasional maupun global.

Tiga Kepala BIN Berasal dari Kopassus

Dari lima tokoh tersebut, tiga jenderal berasal dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus), yaitu A.M. Hendropriyono, Sutiyoso, dan Muhammad Herindra. Mereka menempuh karier militer di satuan elite yang dikenal memiliki kemampuan operasi khusus dan intelijen lapangan.

Pengalaman mereka di Kopassus membentuk kemampuan analitis, ketahanan fisik, serta keterampilan taktis di lapangan. Kemampuan tersebut kemudian mereka bawa saat memimpin BIN.

Baca Juga :  Harga Cabai di Awal 2026 Melonjak, Warga Mulai Kurangi Konsumsi

Kopassus Perkuat Karakter Intelijen Nasional

Para perwira Kopassus yang memimpin BIN mendorong peningkatan kemampuan intelijen nasional. Mereka memperkuat deteksi dini ancaman, meningkatkan efektivitas operasi intelijen, serta menyesuaikan sistem kerja BIN dengan tantangan modern seperti terorisme dan ancaman siber.

Selain itu, mereka juga memperluas koordinasi intelijen dengan berbagai lembaga keamanan untuk menjaga stabilitas nasional secara lebih efektif.

Penutup

Lima jenderal TNI dan Polri pernah memimpin BIN dalam dua dekade terakhir. Tiga di antaranya berasal dari Kopassus, yang menunjukkan peran penting satuan elite tersebut dalam sistem intelijen Indonesia. Pemerintah terus menempatkan figur berpengalaman militer untuk menjaga keamanan dan stabilitas negara.***

Berita Terkait

Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus
Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu
Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter
Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit
Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar
Prabowo Luncurkan Biosolar B50, DPR Sebut Langkah Monumental Dunia
SKK Migas Buka Lowongan Kerja 2026, Simak Syarat dan Jadwal Pendaftaran
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:00 WIB

Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit

Berita Terbaru

Foto: flickr/Arthur CHI YEN

Nasional

Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN

Jumat, 24 Jul 2026 - 17:00 WIB

University of Silicon Valley menghadirkan program khusus bernama Max Achievement Scholarship bagi mahasiswa berprestasi tinggi.(poto: kompas.com).

Internasional

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Jumat, 24 Jul 2026 - 15:00 WIB