Dirjen Pajak Tegaskan Pemecatan Pegawai DJP Bukan Prestasi, Melainkan Penegakan Disiplin

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Pajak Tegaskan Pemecatan Pegawai DJP Bukan Prestasi, Melainkan Penegakan Disiplin (poto ilustrasi AI )

Dirjen Pajak Tegaskan Pemecatan Pegawai DJP Bukan Prestasi, Melainkan Penegakan Disiplin (poto ilustrasi AI )

Jemarionline.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menegaskan bahwa banyaknya pegawai yang diberhentikan dalam beberapa waktu terakhir bukanlah sebuah prestasi yang dapat dibanggakan. Langkah tersebut merupakan bagian dari penegakan disiplin serta upaya pembenahan internal di lingkungan organisasi.

Dirjen Pajak menyampaikan bahwa tindakan tegas terhadap pegawai yang melanggar aturan merupakan respons atas sorotan publik terkait adanya pemecatan di tubuh DJP. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas lembaga perpajakan di Indonesia.

Baca Juga :  Mensos Tegas: ASN dan PPPK Indisipliner Terancam Diberhentikan

Menurutnya, pemecatan pegawai tidak bisa dipandang sebagai keberhasilan institusi. Sebaliknya, hal itu menjadi indikator bahwa masih terdapat pelanggaran dan penyimpangan yang harus diperbaiki dalam sistem kerja.

“Ini bukan prestasi,” tegas Dirjen Pajak dalam menanggapi isu tersebut. Ia juga menambahkan bahwa DJP terus memperkuat pengawasan serta penegakan aturan di lingkungan kerja.

Baca Juga :  Yaqut Ajukan Praperadilan atas Status Tersangka, KPK Siap Hadapi Gugatan

Langkah ini merupakan bagian dari agenda reformasi birokrasi di tubuh DJP. Tujuannya adalah memastikan seluruh aparatur bekerja sesuai dengan etika, aturan, dan standar profesional yang berlaku.

DJP berharap, tindakan tegas ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi perpajakan. Selain itu, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel.

Berita Terkait

KPK: Bupati Tulungagung Targetkan Rp5 Miliar, Realisasi Rp2,7 Miliar
BPK Mulai Periksa Laporan Keuangan 2025, Wali Kota Magelang Minta OPD Terbuka
BPK dan Pertaruhan Pemberantasan Korupsi Pasca Putusan MK
Ahmad Sahroni Buat Laporan Polisi, Ada Apa?
Bea Cukai Segel 4 Kapal Wisata Asing di Pantai Marina
Diperiksa KPK, Pengusaha Haji Haji Isam Mengaku Tak Kenal Tersangka Kasus Bea Cukai
Kasus Pembakaran DPRD Makassar: Ilham Divonis 8 Bulan, Hampir Bebas
JK Laporkan Rismon Sianipar atas Tuduhan Pendanaan Isu Ijazah Jokowi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:00 WIB

Dirjen Pajak Tegaskan Pemecatan Pegawai DJP Bukan Prestasi, Melainkan Penegakan Disiplin

Minggu, 12 April 2026 - 12:00 WIB

KPK: Bupati Tulungagung Targetkan Rp5 Miliar, Realisasi Rp2,7 Miliar

Sabtu, 11 April 2026 - 23:00 WIB

BPK Mulai Periksa Laporan Keuangan 2025, Wali Kota Magelang Minta OPD Terbuka

Sabtu, 11 April 2026 - 09:00 WIB

BPK dan Pertaruhan Pemberantasan Korupsi Pasca Putusan MK

Sabtu, 11 April 2026 - 03:00 WIB

Ahmad Sahroni Buat Laporan Polisi, Ada Apa?

Berita Terbaru

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras (dok.Angkatan Laut Amerika/IDN financials)

Internasional

Dua Kapal Perang AS Masuki Selat Hormuz, IRGC Beri Peringatan Keras

Minggu, 12 Apr 2026 - 23:00 WIB