Istana Tegaskan Tak Akan Tarik TNI dari Misi Perdamaian di Lebanon

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Perayaan HUT ke-80 TNI di Monas. (Sekretariat Presiden)

Suasana Perayaan HUT ke-80 TNI di Monas. (Sekretariat Presiden)

Jemarionline – Pemerintah melalui Istana menegaskan belum akan menarik pasukan TNI dari misi perdamaian di Lebanon. Keputusan ini diambil meski situasi keamanan di wilayah tersebut sedang memanas.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa pemerintah masih melakukan evaluasi. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan untuk menarik pasukan dari misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan terburu-buru mengambil keputusan. Semua langkah akan dipertimbangkan secara matang, termasuk aspek keselamatan prajurit dan komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Baca Juga :  Anggota Komisi III DPR Soroti RUU Perampasan Aset Berpotensi Tabrak UUD

Sebelumnya, muncul berbagai usulan agar pasukan TNI ditarik dari Lebanon. Desakan ini muncul setelah beberapa prajurit gugur dalam serangkaian insiden di wilayah konflik tersebut.

Meski demikian, pemerintah tetap berhati-hati. Indonesia masih berkomitmen dalam misi perdamaian di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa. Keikutsertaan TNI dinilai sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas global.

Di sisi lain, situasi keamanan di Lebanon memang menjadi perhatian serius. Panglima TNI bahkan telah menginstruksikan prajurit untuk membatasi aktivitas di luar markas dan tetap berada di bunker demi keselamatan.

Baca Juga :  Mendikdasmen Percepat Pembangunan Kelas Darurat untuk Siswa Terdampak Banjir Aceh

Pemerintah memastikan bahwa keselamatan prajurit tetap menjadi prioritas utama. Evaluasi terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan serta koordinasi dengan pihak PBB.

Hingga saat ini, belum ada keputusan final terkait penarikan pasukan. Pemerintah masih memantau perkembangan situasi sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Berita Terkait

DPR Apresiasi Prabowo Copot Pimpinan BGN, Dasco: Pemerintah Respons Aspirasi Publik
Prabowo Bernyanyi Hymne Guru Bersama Siswa Saat Tinjau MBG di SMPN 111 Jakarta
Kementan Siapkan Dapur Susu Indonesia untuk Pasok Program MBG
Daftar Tanggal Merah dan Hari Peringatan Penting Bulan Juni 2026
Profil Ryamizard Ryacudu, Eks Menhan RI yang Meninggal Dunia di RSPAD
Ombudsman RI Kawal Ketat SPMB 2026, Terima 194 Laporan dan Dorong Sistem Lebih Transparan
Satgas PKH Ungkap PT PMM Tolak Uji Kontainer Rare Earth di Batam
Stupa dan Batuan Candi Ditemukan di Boyolali, Jejak Permukiman Kuno Terungkap
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

DPR Apresiasi Prabowo Copot Pimpinan BGN, Dasco: Pemerintah Respons Aspirasi Publik

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:00 WIB

Prabowo Bernyanyi Hymne Guru Bersama Siswa Saat Tinjau MBG di SMPN 111 Jakarta

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:00 WIB

Kementan Siapkan Dapur Susu Indonesia untuk Pasok Program MBG

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:00 WIB

Daftar Tanggal Merah dan Hari Peringatan Penting Bulan Juni 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB

Profil Ryamizard Ryacudu, Eks Menhan RI yang Meninggal Dunia di RSPAD

Berita Terbaru

Stadion Teladan Medan diusulkan menjadi salah satu venue pertandingan ASEAN U-19 Championship 2026 yang berlangsung di Sumatera Utara.( Poto : istimewa)

Sepak Bola

PSSI Sumut Ambil Alih Akomodasi AFF U-19 2026 di Medan

Rabu, 3 Jun 2026 - 06:35 WIB