Ketua Umum Kaesang Pangarep melakukan safari Ramadhan dengan mengunjungi kediaman Rois Syuriah PWNU DKI Jakarta, KH Muhiddin Ishaq di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, pada Jumat malam (27/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kaesang datang bersama sejumlah petinggi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Beberapa tokoh yang turut mendampingi di antaranya Ahmad Ali, Raja Juli Antoni, serta Isyana Bagoes Oka.
Diajak Mengunjungi Pesantren
Setelah berbincang di rumah KH Muhiddin Ishaq, rombongan kemudian diajak menuju Pondok Pesantren Miftahul Ulum yang dipimpin oleh sang kiai.
Di hadapan para santri, KH Muhiddin Ishaq menyampaikan sambutan hangat kepada Kaesang. Ia bahkan menyebut Kaesang sebagai tamu istimewa dan memanggilnya dengan sebutan “Gus”, panggilan yang lazim digunakan di lingkungan pesantren untuk tokoh muda yang dihormati.
“Malam ini kita kedatangan tamu yang luar biasa. Seorang ketua umum partai yang masih muda, saya panggilnya tadi Gus,” ujar Muhiddin Ishaq di hadapan para santri.
Kaesang Minta Nasihat Ulama
Menanggapi sambutan tersebut, Kaesang menyampaikan rasa terima kasih atas nasihat yang diberikan oleh KH Muhiddin Ishaq. Ia juga berharap dapat kembali berkunjung untuk bersilaturahmi dan meminta masukan.
“Kami dari PSI mengucapkan terima kasih atas segala nasihat dan masukan. Izin, Pak Kiai, mungkin nanti kami akan sering ke sini untuk meminta nasihat lagi,” kata Kaesang.
Sementara itu, Ketua Harian PSI Ahmad Ali menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian safari Ramadhan yang dilakukan partai. Menurutnya, PSI ingin menjadikan para kiai dan ulama sebagai rujukan moral bagi kader partai.
Ia juga menyinggung persepsi publik terhadap PSI yang kerap dianggap memiliki pandangan politik tertentu. Melalui silaturahmi dengan ulama, Ahmad Ali berharap kader partai dapat memperoleh panduan nilai dan moral.
“Apalagi PSI yang selama ini sering dipersepsikan agak ke kiri. Kehadiran ulama menjadi pandu bagi kader-kader PSI,” ujarnya.









