Polres Tanjung Priok Bongkar Peredaran Vape Narkoba ‘Liquid Zombie’, Ribuan Cartridge Disita

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pelabuhan Tanjung Priok menyita vape isi narkoba 'zombie'. (Foto: Muhammad Reevanza/detikFoto)

Polres Pelabuhan Tanjung Priok menyita vape isi narkoba 'zombie'. (Foto: Muhammad Reevanza/detikFoto)

Jemarionline – Polres Pelabuhan Tanjung Priok membongkar peredaran narkotika yang dikemas dalam bentuk liquid rokok elektrik atau vape, dikenal dengan sebutan liquid zombie. Dalam pengungkapan ini, ribuan cartridge yang mengandung zat etomidate berhasil diamankan bersama empat orang tersangka.

Kasus ini diungkap setelah Satuan Reserse Narkoba melakukan penyelidikan intensif sejak 10 Desember 2025. Penelusuran dilakukan secara maraton hingga akhirnya membuahkan hasil pada Januari 2026.

Empat Tersangka Diamankan

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo menjelaskan, tersangka pertama berinisial R (35) ditangkap di sebuah hotel di Jakarta Barat pada 13 Januari 2026.

Pengembangan kasus kemudian mengarah pada tiga tersangka lainnya, yakni RP (32), MR (25), dan N (37), yang ditangkap pada 30 Januari 2026.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 119 ayat 2 dan Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta ketentuan pidana lain yang relevan. Mereka terancam hukuman berat karena terlibat dalam peredaran narkotika golongan II.

Baca Juga :  Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung

Ribuan Vape Berisi Etomidate Disita

Dari tangan tersangka R, polisi menyita tas berisi 333 cartridge rokok elektrik dengan tiga merek berbeda yang mengandung cairan narkotika jenis etomidate, serta satu unit ponsel.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, R mengaku menerima total 5.139 cartridge di wilayah Jambi pada 10 Desember 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.806 cartridge telah diedarkan ke sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya. R disebut menerima upah Rp30 juta dari seseorang berinisial K untuk mendistribusikan barang haram tersebut.

Penyelidikan lanjutan mengungkap adanya pengiriman berikutnya. Dari hasil pengembangan, polisi kembali menyita satu koper berisi 5.095 cartridge vape yang juga mengandung etomidate dari tiga tersangka lainnya.

Selain ribuan cartridge, polisi turut mengamankan dua unit mobil, delapan telepon genggam, paspor, STNK, serta tiket pesawat dari Malaysia menuju Sumatera Utara. Dari hasil investigasi, narkotika tersebut diduga masuk ke Indonesia melalui Kota Tanjung Balai sebelum akhirnya dibawa ke Jakarta untuk diedarkan.

Baca Juga :  Sindikat Pemalsuan STNK dan BPKB Terbongkar, Operasi Dikendalikan dari Jawa Tengah

Efek Berbahaya ‘Liquid Zombie’

Polisi menjelaskan, etomidate merupakan obat anestesi (bius) medis yang tergolong narkotika golongan II. Jika disalahgunakan dan dicampurkan ke dalam cairan vape, zat ini dapat menimbulkan efek berbahaya.

Kapolres AKBP Aris Wibowo menyebut cairan tersebut dikenal di pasaran sebagai liquid zombie karena efeknya membuat pengguna tampak seperti “zombie”. Pengguna bisa mengalami pandangan kosong, kehilangan kesadaran, hingga kejang-kejang.

Kasat Narkoba AKP Trendy Habibie menambahkan, penyalahgunaan etomidate dapat menyebabkan gerakan tubuh tidak terkendali, gemetar, kaku, bahkan pingsan mendadak. Dalam kondisi tertentu, efeknya bisa lebih fatal, seperti gangguan pernapasan, kerusakan organ vital, hingga kematian mendadak.

Polisi menegaskan penyelidikan masih terus dikembangkan guna membongkar jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan keterlibatan sindikat internasional dalam peredaran vape narkoba tersebut.

Berita Terkait

Polda Jabar Segera Terbitkan DPO Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Selama Tiga Tahun
Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung
Kompolnas Desak Pengungkapan Kasus Kematian Jaka Malau Dilakukan Cepat dan Profesional
Warga Temukan Jasad Bayi Perempuan di TPU Susukan Ciracas, Polisi Selidiki Pelaku
Polisi Johor Tangkap 4 Pelaku Penganiayaan ART Indonesia di Malaysia, Pemerintah RI Turun Tangan
Pegawai ESDM Kalsel Ditangkap Terkait Dugaan Korupsi Pemerasan IUP Rp1,2 Miliar, Kejati Lakukan Penggeledahan
Kejagung Usut Selisih Nilai Ekspor CPO
Amran Bongkar Mafia Pangan, Ribuan Kasus Langsung Ditindak
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:00 WIB

Polda Jabar Segera Terbitkan DPO Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Selama Tiga Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:59 WIB

Polda Jabar Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:15 WIB

Kompolnas Desak Pengungkapan Kasus Kematian Jaka Malau Dilakukan Cepat dan Profesional

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:49 WIB

Warga Temukan Jasad Bayi Perempuan di TPU Susukan Ciracas, Polisi Selidiki Pelaku

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:00 WIB

Polisi Johor Tangkap 4 Pelaku Penganiayaan ART Indonesia di Malaysia, Pemerintah RI Turun Tangan

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB