Polda Metro Jaya Ungkap Perdagangan Anak ke Pedalaman Sumatera, Waspadai Modus Adopsi Ilegal

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Metro bongkar sindikat penjualan anak ke pedalaman Sumatera (Andhika Prasetia/detikFoto)

Polda Metro bongkar sindikat penjualan anak ke pedalaman Sumatera (Andhika Prasetia/detikFoto)

Jemarionline – Polda Metro Jaya mengungkap praktik perdagangan anak yang dilakukan dengan modus adopsi ilegal ke wilayah pedalaman Sumatera. Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan tawaran pengasuhan anak yang disertai imbalan uang.

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rita, mengatakan siapa pun yang terlibat dalam praktik perdagangan orang dapat dijerat sanksi pidana, termasuk pihak yang mengetahui namun membiarkan kejahatan tersebut terjadi.

Rita menekankan upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga. Ia mengungkapkan fakta yang memprihatinkan bahwa dalam kasus ini, pelaku utama justru merupakan ibu kandung dari korban.

Baca Juga :  Wanita di Parung Bogor Jadi Korban Begal, Sempat Melawan hingga Dipukuli

Menurutnya, kasus tersebut menjadi bukti bahwa ancaman terhadap anak bisa datang dari lingkungan terdekat. Oleh karena itu, perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama, baik keluarga maupun masyarakat.

Polisi juga mengingatkan para orang tua agar tidak menyerahkan anak kepada pihak lain tanpa melalui prosedur hukum yang sah, serta tidak tergiur imbalan dalam bentuk apa pun dengan dalih pengasuhan atau adopsi.

Baca Juga :  Penyalahgunaan Pupuk Subsidi Terungkap, Polda Sumsel Amankan 14 Ton

Selain itu, orang tua diminta lebih waspada terhadap pihak-pihak yang berinteraksi dengan anak dan memastikan dokumen penting milik anak tersimpan dengan aman. Anak juga perlu dibekali pemahaman untuk mengenali orang asing dan situasi berbahaya.

Rita menambahkan, kedekatan emosional antara orang tua dan anak sangat penting agar anak berani bercerita apabila mengalami kekerasan atau ancaman. Jika terjadi kehilangan anak, masyarakat diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan darurat 110.

Berita Terkait

Ironi di Riau: Barang Bukti Kasus Korupsi Diduga Dikendalikan dan Dikomersialkan Kembali
Polisi Persempit Ruang Gerak Pemburu, Usut Penjual Gading Gajah di Riau
Sindikat Pemalsuan STNK dan BPKB Terbongkar, Operasi Dikendalikan dari Jawa Tengah
Kurir Narkoba Ditangkap di Cakung, Polisi Sita Sabu hingga Happy Water
Mutawif di Serang Ditangkap, Diduga Gelapkan Biaya Umrah untuk Bayar UtangMutawif di Kabupaten Serang Ditahan, Dana Umrah Diduga Dipakai Lunasi Utang Pribadi
Polres Tanjung Priok Bongkar Peredaran Vape Narkoba ‘Liquid Zombie’, Ribuan Cartridge Disita
Bayi Ditinggal Kekasih di Apartemen Bekasi Meninggal
Kejagung Ungkap Korupsi Ekspor CPO Berkedok POME
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:51 WIB

Ironi di Riau: Barang Bukti Kasus Korupsi Diduga Dikendalikan dan Dikomersialkan Kembali

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:50 WIB

Polisi Persempit Ruang Gerak Pemburu, Usut Penjual Gading Gajah di Riau

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:05 WIB

Sindikat Pemalsuan STNK dan BPKB Terbongkar, Operasi Dikendalikan dari Jawa Tengah

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:40 WIB

Kurir Narkoba Ditangkap di Cakung, Polisi Sita Sabu hingga Happy Water

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:30 WIB

Mutawif di Serang Ditangkap, Diduga Gelapkan Biaya Umrah untuk Bayar UtangMutawif di Kabupaten Serang Ditahan, Dana Umrah Diduga Dipakai Lunasi Utang Pribadi

Berita Terbaru