Waka MPR Dorong Pencegahan Pekerja Anak Lewat Kebijakan Komprehensif

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: MPR RI

Foto: MPR RI

Jemarionline – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya upaya pencegahan pekerja anak dilakukan secara konsisten dan menyeluruh. Menurutnya, langkah tersebut harus didukung kebijakan yang komprehensif serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Lestari menilai peningkatan jumlah pekerja anak membawa dampak serius bagi masa depan bangsa. Anak-anak berisiko kehilangan hak dasar seperti pendidikan, waktu bermain, serta kesempatan tumbuh di lingkungan yang aman dan sehat. Bahkan, keselamatan mereka kerap terancam akibat eksploitasi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, proporsi pekerja anak di Indonesia mencapai 2,85 persen. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 2,39 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi nasional belum sepenuhnya diikuti dengan peningkatan kesejahteraan rumah tangga, khususnya keluarga dengan keterbatasan pendapatan dan akses pendidikan.

Baca Juga :  UU Nomor 9 Tahun 2026: Akun Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Resmi Ditutup

Menurut Lestari, tren kenaikan pekerja anak tersebut harus segera direspons melalui langkah konkret dan terukur. Ia menekankan bahwa pencegahan pekerja anak tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan kerja sama lintas sektor.

Baca Juga :  Penonaktifan Kapolresta Sleman Terkait Kasus Penjambretan

Upaya tersebut, lanjutnya, melibatkan sektor pendidikan, ketenagakerjaan, dan perekonomian, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kolaborasi yang kuat antarinstansi diperlukan agar kebijakan yang diterapkan benar-benar efektif dalam melindungi anak-anak dari praktik eksploitasi.

Anggota Komisi X DPR RI itu berharap penghapusan pekerja anak di Indonesia dapat diwujudkan melalui komitmen bersama seluruh pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa melindungi anak dari eksploitasi berarti menjaga masa depan generasi penerus bangsa.

Berita Terkait

El Nino “Godzilla” Diprediksi Datang, Tapi Mengapa Hujan Masih Turun? Ini Penjelasan Pakar
PP 9 Tahun 2026 Resmi Terbit: Rincian Tunjangan ASN & Pensiunan PNS
Survei LSI: Mayoritas Warga Siap Bela Negara Jika Terjadi Perang
Timnas Putri Indonesia Kalah 1-3 dari RD Kongo, Gagal ke Final
Prabowo Akan Kunjungi Rusia, Bahas Geopolitik dan Kerja Sama Energi dengan Putin
Panduan Lengkap Cetak SKP ASN Melalui e-Kinerja BKN, Ini Langkah Mudahnya
BGN Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp113 Miliar untuk Event Organizer
Iran Tegaskan Protokol Ketat di Selat Hormuz, Termasuk Kapal Pertamina
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 12:00 WIB

El Nino “Godzilla” Diprediksi Datang, Tapi Mengapa Hujan Masih Turun? Ini Penjelasan Pakar

Senin, 13 April 2026 - 09:00 WIB

PP 9 Tahun 2026 Resmi Terbit: Rincian Tunjangan ASN & Pensiunan PNS

Senin, 13 April 2026 - 08:00 WIB

Survei LSI: Mayoritas Warga Siap Bela Negara Jika Terjadi Perang

Minggu, 12 April 2026 - 20:00 WIB

Prabowo Akan Kunjungi Rusia, Bahas Geopolitik dan Kerja Sama Energi dengan Putin

Minggu, 12 April 2026 - 18:00 WIB

Panduan Lengkap Cetak SKP ASN Melalui e-Kinerja BKN, Ini Langkah Mudahnya

Berita Terbaru

Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat (AI)

Internasional

Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat

Senin, 13 Apr 2026 - 10:00 WIB