40 Ribu Tenaga Lokal Turun Tangan untuk Pemulihan Bencana di Sumatera

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

40 Ribu Tenaga Lokal Turun Tangan untuk Pemulihan Bencana di Sumatera ( foto : Diskominfo Agam)

40 Ribu Tenaga Lokal Turun Tangan untuk Pemulihan Bencana di Sumatera ( foto : Diskominfo Agam)

Jemarionline,Agam – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan penyerapan 40 ribu tenaga kerja lokal untuk membantu pemulihan dampak banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi Sumatera. Langkah ini sekaligus menjadi strategi pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa tenaga kerja lokal kini tersebar di berbagai lokasi terdampak. Pernyataan ini disampaikan saat meninjau langsung proyek pemulihan infrastruktur di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, didampingi Gubernur Sumbar, Wakil Ketua Komisi VI DPR, dan Bupati Agam.

Baca Juga :  Tim Kejati Jambi Geledah Sekretariat DPRD Merangin

“Kita sudah mempekerjakan 40 ribu tenaga kerja lokal untuk mempercepat penanganan dampak bencana di tiga provinsi,” ujar Dody. Menurutnya, kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang meminta agar perekonomian masyarakat terdampak tidak terganggu.

Instruksi awal mengenai penggunaan tenaga kerja lokal diterbitkan pada 12 Desember 2025 di Provinsi Aceh, dan kemudian diterapkan pula di provinsi lain yang terdampak.

Selain pemerintah, perusahaan BUMN seperti PT Hutama Karya Infrastruktur juga mendukung langkah ini. Supervisor Health, Safety, Security, and Environment, Budi Setia, menyebut bahwa di Kecamatan Malalak, pihaknya telah mempekerjakan 16 warga lokal sebagai supir truk, helper, dan tenaga operasional proyek pemindahan material. Proses rekrutmen dilakukan bekerja sama dengan pemerintah kecamatan.

Baca Juga :  129 Bangunan KDKMP di Jambi Rampung, Percepatan Program Koperasi Merah Putih Terus Digenjot

“Pemberdayaan tenaga kerja lokal menjadi standar perusahaan. Sekitar 40 persen pekerja dalam proyek ini harus berasal dari warga setempat,” kata Budi.

Dengan melibatkan tenaga kerja lokal secara besar-besaran, pemerintah berharap pemulihan infrastruktur terdampak bencana berlangsung lebih cepat sekaligus memberikan dampak positif pada ekonomi masyarakat setempat.

Berita Terkait

Posyandu Merangin Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa, Ini Strateginya
SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP
Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara
Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas
Perlindungan Sosial Kerinci Diperkuat, Kejaksaan dan BPJS Turut Mengawal
Kejari Sungai Penuh Ikut Evaluasi Kinerja Datun, Perkuat Pelayanan Hukum
Ranperwal Sungai Penuh Diharmonisasikan Kemenkum Jambi, Perkuat Pajak dan Layanan Kesehatan
Pemkot Sungai Penuh Gandeng Yayasan Regen Kelola Sampah
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WIB

Posyandu Merangin Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Desa, Ini Strateginya

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:00 WIB

SPMB Kerinci 2026 Dibuka 22 Juni, Catat Jadwal Pendaftaran SD dan SMP

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

Ketua MUI Provinsi Jambi Monitoring dan Evaluasi MUI Sungai Penuh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:00 WIB

Pelangsir Pertalite Diamankan Polres Kerinci, Polisi Tindak Tegas

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:00 WIB

Perlindungan Sosial Kerinci Diperkuat, Kejaksaan dan BPJS Turut Mengawal

Berita Terbaru