129 Bangunan KDKMP di Jambi Rampung, Percepatan Program Koperasi Merah Putih Terus Digenjot

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ChatGPT

Ilustrasi ChatGPT

JAMBI, Jemarionline.com – Pemerintah Provinsi Jambi terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di berbagai daerah. Hingga 31 Mei 2026, sebanyak 129 bangunan fisik KDKMP berhasil mencapai progres pembangunan 100 persen dan siap mendukung penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa maupun kelurahan.

Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat melalui pembangunan gerai dan fasilitas koperasi yang tersebar di berbagai wilayah Provinsi Jambi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi, Sardaini, mengatakan seluruh jajaran yang terlibat terus mempercepat pembangunan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai jadwal.

“Perkembangannya baik, seluruh Kodim di Jambi terus melakukan percepatan pembangunan,” kata Sardaini saat memberikan keterangan di Kota Jambi.

Ratusan Bangunan Sudah Rampung

Sardaini menjelaskan sebanyak 129 titik pembangunan KDKMP telah selesai dikerjakan hingga akhir Mei 2026. Pembangunan tersebut berlangsung di bawah koordinasi Kodam II/Tuanku Imam Bonjol, Korem 042/Garuda Putih, dan Agrinas Pangan Nusantara.

Pemerintah membagi pembangunan ke sejumlah wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Sebanyak 42 bangunan berada di wilayah Kodim 0415/Jambi. Kemudian 40 bangunan tersebar di wilayah Kodim 0416/Bungo Tebo.

Selain itu, enam bangunan telah rampung di wilayah Kodim 0417/Kerinci yang meliputi Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Pemerintah juga menyelesaikan 28 bangunan di wilayah Kodim 0419/Tanjung Jabung serta 14 bangunan lainnya di wilayah Kodim 0420/Sarko yang mencakup Kabupaten Sarolangun dan Merangin.

Pencapaian tersebut menunjukkan percepatan pembangunan berjalan cukup signifikan dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

Pemerintah Targetkan Ratusan Lokasi Lain Menyusul

Selain 129 bangunan yang telah rampung, pemerintah masih melanjutkan pembangunan pada ratusan titik lainnya.

Dari total 1.585 desa dan kelurahan yang ada di Provinsi Jambi, pemerintah telah memverifikasi sekitar 840 lokasi dan memasukkannya ke dalam portal pemetaan pembangunan KDKMP.

Pemerintah menargetkan sebanyak 666 titik pembangunan dapat mencapai penyelesaian pada Juli 2026.

Baca Juga :  Nilainya Fantastis! DPR Soroti Pengadaan 105.000 Kendaraan Koperasi Merah Putih

Target tersebut menjadi bagian dari program nasional penguatan koperasi yang saat ini berlangsung di berbagai daerah Indonesia.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jambi juga menargetkan pembangunan ratusan gudang dan gerai KDKMP untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa.

Progres Pembangunan Terus Bergerak

Selain bangunan yang telah selesai, pemerintah juga mencatat perkembangan pada berbagai lokasi lain yang masih berada dalam tahap pengerjaan.

Laporan terbaru menunjukkan sebanyak 37 unit bangunan telah mencapai progres 91 hingga 99 persen. Kemudian 33 bangunan lainnya berada pada kisaran progres 81 sampai 90 persen.

Pemerintah juga mencatat 44 bangunan berada pada progres 71 hingga 80 persen. Sementara itu, 49 bangunan telah mencapai progres 61 sampai 70 persen.

Pada kelompok berikutnya, sebanyak 73 bangunan mencatat perkembangan 51 hingga 60 persen. Selain itu, 58 titik berada pada progres 41 sampai 50 persen dan 53 titik lainnya mencapai progres 31 hingga 40 persen.

Data tersebut menunjukkan pembangunan masih berlangsung secara bertahap di berbagai daerah.

Kendala Lahan Masih Menjadi Tantangan

Meski pembangunan berjalan cukup cepat, pemerintah masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Sardaini mengatakan masalah terbesar muncul pada pemenuhan kebutuhan lahan, terutama di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan ruang pembangunan.

Menurutnya, pemerintah pusat menetapkan standar luas lahan sekitar 1.000 meter persegi untuk pembangunan gerai KDKMP.

“Masalahnya ada pada lahan karena program dari pusat membutuhkan lahan seluas 1.000 meter persegi,” jelas Sardaini.

Kondisi tersebut membuat beberapa daerah harus mencari lokasi yang sesuai sebelum memulai pembangunan.

Namun demikian, pemerintah terus berupaya mencari solusi agar target pembangunan tidak mengalami keterlambatan.

KDKMP Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Pemerintah menyiapkan KDKMP sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Melalui koperasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh akses terhadap berbagai kebutuhan pokok, bahan usaha, hingga aktivitas ekonomi produktif lainnya.

Baca Juga :  Dampak Ojek Online terhadap Ojek Konvensional di Sungai Penuh

Pemerintah Kota Jambi sebelumnya juga menilai kehadiran KDKMP mampu membantu memperkuat ekonomi warga sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro di berbagai wilayah.

Karena itu, pemerintah terus mempercepat pembangunan gerai dan gudang koperasi agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Dukungan TNI Percepat Pembangunan

Program pembangunan KDKMP di Jambi melibatkan dukungan berbagai pihak, termasuk jajaran TNI melalui Korem dan Kodim yang tersebar di seluruh wilayah provinsi.

Kolaborasi tersebut membantu pemerintah mempercepat proses pembangunan sekaligus memastikan pekerjaan berjalan sesuai target.

Pemerintah berharap kerja sama lintas sektor dapat mempercepat penyelesaian pembangunan di seluruh daerah yang telah masuk dalam program.

Selain itu, dukungan berbagai instansi juga membantu memperkuat pengawasan terhadap progres pembangunan di lapangan.

Harapan Baru bagi Perekonomian Daerah

Masyarakat berharap kehadiran KDKMP dapat membuka peluang ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan.

Koperasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat distribusi kebutuhan masyarakat, tetapi juga berpotensi menjadi pusat aktivitas ekonomi lokal.

Melalui gerai dan gudang yang telah dibangun, masyarakat dapat memperluas akses terhadap produk usaha, hasil pertanian, hingga berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Pemerintah juga berharap keberadaan koperasi dapat membantu meningkatkan perputaran ekonomi di daerah sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.

Pemerintah Optimistis Capai Target

Dengan dukungan pemerintah pusat, TNI, dan berbagai pihak terkait, pembangunan terus bergerak di berbagai daerah meski masih menghadapi sejumlah kendala teknis.

Sardaini menegaskan pemerintah akan terus mengawal percepatan pembangunan hingga seluruh target dapat tercapai.

Melalui program tersebut, pemerintah ingin memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Keberhasilan menyelesaikan 129 bangunan KDKMP menjadi langkah penting dalam mempercepat realisasi program nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan. Pemerintah berharap ratusan bangunan lain segera menyusul sehingga manfaat koperasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Jambi. (man)

Berita Terkait

Dana BOS 2026 SMP di Sungai Penuh Capai Rp 3,9 Miliar, SMPN 8 Kelola Rp 788 Juta
Dinas Pendidikan Kerinci Imbau Sekolah Gelar Perpisahan Sederhana, Jangan Bebani Orang Tua
Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Tuntas, Monadi Genjot Layanan Kesehatan Modern
Nekat Mancing di Lubuk Larangan, Dua Warga Kena Denda Rp10 Juta
Wabup Murison Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Semangat Persatuan
Bupati Monadi Ungkap Penyebab Banjir Bandang dan Longsor di Kerinci
Petani Kerinci Sulap Limbah Kopi Jadi Minuman Mendunia, Ciptakan Nilai Tambah Baru
MX Asia Bupati Cup 2026 Sukses Digelar, Kerinci Perkuat Posisi Sport Tourism
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:00 WIB

Dana BOS 2026 SMP di Sungai Penuh Capai Rp 3,9 Miliar, SMPN 8 Kelola Rp 788 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

129 Bangunan KDKMP di Jambi Rampung, Percepatan Program Koperasi Merah Putih Terus Digenjot

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:00 WIB

Dinas Pendidikan Kerinci Imbau Sekolah Gelar Perpisahan Sederhana, Jangan Bebani Orang Tua

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:00 WIB

Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Tuntas, Monadi Genjot Layanan Kesehatan Modern

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:00 WIB

Nekat Mancing di Lubuk Larangan, Dua Warga Kena Denda Rp10 Juta

Berita Terbaru

(ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Kurs Jual Dollar AS di Bank Tembus Rp 18.010

Selasa, 2 Jun 2026 - 21:00 WIB