Operasi SAR Longsor Pasir Langu Bandung Barat, 25 Kantong Jenazah Ditemukan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pencarian Korban Longsor Pasir Langu Bandung Barat, 25 Kantong Jenazah Dievakuasi (Sumber : BNPB)

Pencarian Korban Longsor Pasir Langu Bandung Barat, 25 Kantong Jenazah Dievakuasi (Sumber : BNPB)

Jemarionline,Bandung Barat — Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan korban bencana tanah longsor yang melanda Desa Pasir Langu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga Minggu (25/1/2026) sore, sebanyak 25 kantong jenazah berhasil dievakuasi dari lokasi longsor dan seluruhnya telah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk proses identifikasi.

Penemuan terbaru terjadi hingga pukul 16.15 WIB, di mana petugas berhasil mengevakuasi 14 kantong jenazah tambahan dari area terdampak. Dengan demikian, total korban yang ditemukan terus bertambah seiring berjalannya proses pencarian di lapangan.

Berdasarkan laporan sementara hingga Minggu siang, jumlah korban meninggal dunia tercatat sembilan orang. Lima di antaranya telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan, sementara empat korban lainnya masih menjalani proses identifikasi oleh tim DVI Polri.

Selain korban meninggal, sebanyak 23 orang dilaporkan selamat dari bencana tersebut. Namun hingga saat ini, sebanyak 81 orang masih dinyatakan hilang dan menjadi fokus utama dalam operasi pencarian. Data korban dipastikan masih bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti hasil pencarian dan identifikasi lanjutan.

Baca Juga :  Eros Gold, Herbisida Andalan Petani untuk Kendalikan Gulma

Proses pencarian sempat mengalami hambatan akibat kondisi medan yang berisiko. Sekitar pukul 10.41 WIB, tim di area worksite A1 menghentikan sementara operasi setelah terpantau adanya potensi longsoran susulan. Setelah dilakukan pemantauan menggunakan drone UAV di bagian mahkota longsor dan dinyatakan relatif aman, operasi pencarian kembali dilanjutkan pada pukul 11.10 WIB.

Klaster SAR yang dikomandoi Basarnas bersama unsur TNI, Polri, BNPB, serta BPBD telah mengerahkan lebih dari 250 personel sejak pagi hari. Pencarian difokuskan pada dua sektor utama, yakni sektor alpha dan sektor bravo, dengan mengombinasikan penggunaan alat berat, pencarian manual, serta pemantauan udara menggunakan drone UAV.

Cuaca yang tidak menentu serta kontur tanah yang labil menjadi tantangan besar bagi petugas di lapangan. Atas pertimbangan keselamatan personel dan kondisi teknis, operasi pencarian akhirnya dihentikan sementara dan dijadwalkan akan kembali dilanjutkan pada Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh

Bencana longsor yang terjadi pada dini hari tersebut juga mengakibatkan kerusakan parah pada permukiman warga. Lebih dari 30 unit rumah dilaporkan tertimbun material longsoran. Untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan, sebanyak 232 warga di sekitar lokasi kejadian telah dievakuasi dan ditempatkan di lokasi pengungsian yang lebih aman, seperti GOR dan Aula Desa.

BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama instansi terkait terus melakukan pendataan dampak bencana serta pemantauan intensif di wilayah terdampak. Pemerintah juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi tetap menjadi prioritas.

Dalam penanganan bencana tanah longsor ini, pemerintah mengaktifkan lima klaster utama yang bekerja secara terpadu, yakni klaster SAR, kesehatan, logistik, perlindungan dan pengungsian, serta klaster pemulihan.

Sumber : Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Berita Terkait

Daftar Lengkap Puluhan Kepala Sekolah yang Resmi Dilantik Pemkot Sungai Penuh
Bimtek BPD Sungai Penuh di Jambi Tuai Kritik Keras DPRD Soal Fasilitas Hotel
Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai
Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi
Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa
Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global
Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis
KONI Jambi Beri Penghargaan Atlet Berprestasi di Peringatan Hari Olahraga Nasional 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Bimtek BPD Sungai Penuh di Jambi Tuai Kritik Keras DPRD Soal Fasilitas Hotel

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa

Minggu, 20 September 2026 - 20:24 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB