Banjir Semarang Rendam Jalur Rel, 9 Kereta Api Menuju Jakarta Terlambat Hingga 5 Jam

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air bah akibat melupnya sungai Plumbon, Semarang yang menggenangi sejumlah wilayah di Semarang Barat, Jawa Tengah. (Foto: Dickri Tifani Badi/INDORAYA)

Air bah akibat melupnya sungai Plumbon, Semarang yang menggenangi sejumlah wilayah di Semarang Barat, Jawa Tengah. (Foto: Dickri Tifani Badi/INDORAYA)

Jemarionline – Ribuan penumpang kereta api tujuan Jakarta menghadapi keterlambatan jadwal yang signifikan hari ini, Jumat (16/1/2026). Intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah Jawa Tengah menyebabkan jalur rel di kawasan Semarang hingga Kendal terendam banjir, sehingga perjalanan kereta api harus mengalami penyesuaian operasional demi keselamatan.

Hingga siang ini, PT KAI Daop 1 Jakarta melaporkan sedikitnya sembilan rangkaian kereta api jarak jauh yang menuju Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen mengalami hambatan. Beberapa kereta unggulan seperti KA Argo Anggrek, KA Brawijaya, dan KA Sembrani tercatat mengalami keterlambatan kedatangan mulai dari 120 menit hingga hampir 280 menit.

Baca Juga :  Harga Cabai di Awal 2026 Melonjak, Warga Mulai Kurangi Konsumsi

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Saat ini petugas di lapangan terus berupaya melakukan normalisasi jalur dan mengatur pembatasan kecepatan di titik-titik yang masih tergenang air,” ujar juru bicara KAI dalam keterangan resminya.

Dampak Long Weekend Keterlambatan ini terjadi bertepatan dengan momen libur nasional Isra Mikraj, di mana arus penumpang sedang mengalami peningkatan untuk menikmati libur panjang (long weekend). Selain keterlambatan kedatangan, jadwal keberangkatan kereta dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur juga diprediksi akan terdampak karena menunggu kedatangan rangkaian dari arah timur.

Baca Juga :  Normalisasi Batang Toru dan Pembangunan Huntara Dipercepat

Sementara itu, BMKG memperingatkan bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sepanjang pesisir utara Jawa hingga beberapa hari ke depan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah menyiagakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengantisipasi dampak serupa di wilayah ibu kota.

Berita Terkait

5 Poin Penting Penjelasan MenPANRB, PNS hingga PPPK Paruh Waktu Wajib Tahu, Termasuk Soal Gaji
BKN Umumkan Hasil Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Manajemen ASN Februari 2026
Polemik Revisi UU KPK: DPR dan Jokowi Saling Lempar Tanggung Jawab
Menpan RB Beri Sinyal Tes CPNS 2026, Terkait Pensiun 160 Ribu PNS
KemenHAM Buka Formasi Analis HAM hingga Juli 2026, ASN Bisa Mendaftar
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Disebut Lebih Rendah dari Honorer, Ini Penjelasan Pemerintah
Menteri Rini Jelaskan Status PNS, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu, ASN Diminta Pahami Ketentuan Ini
Permendagri Nomor 6 Tahun 2026, ASN dan PPPK Wajib Perbarui Data KTP dan KK
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:00 WIB

5 Poin Penting Penjelasan MenPANRB, PNS hingga PPPK Paruh Waktu Wajib Tahu, Termasuk Soal Gaji

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:00 WIB

BKN Umumkan Hasil Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Manajemen ASN Februari 2026

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:16 WIB

Polemik Revisi UU KPK: DPR dan Jokowi Saling Lempar Tanggung Jawab

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:00 WIB

Menpan RB Beri Sinyal Tes CPNS 2026, Terkait Pensiun 160 Ribu PNS

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:00 WIB

KemenHAM Buka Formasi Analis HAM hingga Juli 2026, ASN Bisa Mendaftar

Berita Terbaru