KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dan Valas dalam OTT Pegawai Pajak DJP Jakarta Utara

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
(Foto: Liputan6.com/Fachrur Rozie).

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Liputan6.com/Fachrur Rozie).

Jemarionline – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai ratusan juta rupiah serta sejumlah valuta asing (valas) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai pajak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penyitaan tersebut. Ia menyebut barang bukti yang diamankan berkaitan dengan dugaan suap pengurangan nilai pajak.

“Sementara ada ratusan juta rupiah dan ada juga valas,” ujar Fitroh saat dihubungi wartawan dari Jakarta, Sabtu (10/1/2026), seperti dikutip dari Antara.

Fitroh menjelaskan, OTT dilakukan di lingkungan Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara dan melibatkan sejumlah pegawai pajak serta pihak wajib pajak (WP). Namun, KPK belum membeberkan secara rinci kronologi perkara maupun jumlah pihak yang diamankan.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah Indonesia Hari Ini

“Beberapa pegawai pajak dan beberapa dari pihak WP,” kata Fitroh singkat.

Sebelumnya, KPK telah mengonfirmasi adanya kegiatan operasi tangkap tangan terhadap seorang pegawai Direktorat Jenderal Perpajakan Kementerian Keuangan. Pegawai tersebut diketahui bertugas di Kanwil DJP Jakarta Utara.

“Iya, benar,” ujar Fitroh menegaskan.

Hal senada disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. Menurutnya, OTT tersebut merupakan bagian dari kegiatan penindakan KPK di wilayah Jakarta.

Baca Juga :  Pemerintah Buka Opsi Batalkan Haji 2026, Ini Skenario Mitigasi yang Disiapkan

“Terkonfirmasi, ada kegiatan di lapangan, di wilayah Jakarta,” kata Budi.

KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

Rekam Jejak OTT KPK Sepanjang 2025

Berdasarkan laporan kinerja, KPK mencatat telah melakukan 11 operasi tangkap tangan sepanjang tahun 2025. Sejumlah pejabat publik turut terjaring, di antaranya Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan, Gubernur Riau Abdul Wahid, hingga Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Berita Terkait

BPK Proses Etik ASN BPK Terlibat Suap Muara Enim, Siap Buka Data ke KPK
Zulhas Sebut Jumlah SPPG Membengkak, Negara Berpotensi Boros Rp 1 Triliun Per Bulan
Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Waspadai Link dan Poster Palsu
DPR Sahkan RUU Polri, Perkuat Transformasi dan Tata Kelola Kepolisian
Minyakita Tak Lagi Jadi Bantuan Pangan, Kini Fokus ke Pasar Rakyat
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Janji Perjuangkan Aspirasi Buruh dari Dalam
Nanik S Deyang Hadiri Istana Jelang Pelantikan Kepala BGN Baru
Kapolri Buka Peluang Sipil Isi Jabatan Polri Nonoperasional
Berita ini 229 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:00 WIB

BPK Proses Etik ASN BPK Terlibat Suap Muara Enim, Siap Buka Data ke KPK

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:00 WIB

Zulhas Sebut Jumlah SPPG Membengkak, Negara Berpotensi Boros Rp 1 Triliun Per Bulan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Waspadai Link dan Poster Palsu

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:00 WIB

DPR Sahkan RUU Polri, Perkuat Transformasi dan Tata Kelola Kepolisian

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:00 WIB

Minyakita Tak Lagi Jadi Bantuan Pangan, Kini Fokus ke Pasar Rakyat

Berita Terbaru