Harga Alat Tulis Stabil, Penjualan di Sungai Penuh Masih Lesu

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tempat Penjualan Perlengkapan Alat Tulis Sekolah di Sungai Penuh,Foto; Asep Sanjaya/RRI Sungai Penuh

Tempat Penjualan Perlengkapan Alat Tulis Sekolah di Sungai Penuh,Foto; Asep Sanjaya/RRI Sungai Penuh

Sungai Penuh, Jemarionline.comHarga Alat Tulis Stabil di Kota Sungai Penuh meski tahun ajaran baru semakin dekat. Namun, kondisi tersebut belum mampu mendorong peningkatan penjualan karena sebagian besar masyarakat masih menunda belanja perlengkapan sekolah.

Sejumlah toko yang menjual buku tulis, pena, pensil, dan perlengkapan belajar lainnya masih terlihat sepi. Padahal, para pedagang biasanya mulai melayani lebih banyak pembeli saat memasuki masa libur sekolah.

Harga Alat Tulis Stabil, Pembeli Belum Ramai

Pemilik toko buku di Kota Sungai Penuh, Arpan, mengaku belum merasakan lonjakan transaksi. Menurutnya, masyarakat biasanya mulai berbelanja ketika hari pertama sekolah semakin dekat.

Karena itu, aktivitas jual beli di tokonya masih berlangsung seperti hari biasa. Sementara itu, para pedagang tetap menunggu peningkatan permintaan dalam beberapa pekan mendatang.

Baca Juga :  Persingkat Jarak Tempuh Jambi–Sumbar, Pemkot Sungai Penuh Usulkan Pembangunan Flyover

Harga Alat Tulis Stabil, Pedagang Tidak Naikkan Harga

Arpan menegaskan para pedagang tetap mempertahankan harga perlengkapan sekolah. Mereka memilih menjaga harga agar masyarakat tetap mampu membeli kebutuhan pendidikan anak-anaknya.

Sebagai contoh, pedagang masih menjual buku tulis sekitar Rp60.000 per kodi. Selain itu, mereka belum menaikkan harga meski permintaan diperkirakan meningkat menjelang masuk sekolah.

Harga Alat Tulis Stabil, Kondisi Ekonomi Pengaruhi Penjualan

Menurut Arpan, kondisi ekonomi masyarakat ikut memengaruhi keputusan orang tua dalam berbelanja. Banyak keluarga lebih memilih memenuhi kebutuhan lain sebelum membeli perlengkapan sekolah.

Baca Juga :  Ikon Wisata Bukit Khayangan Terbengkalai, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

Akibatnya, penjualan alat tulis belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Meski demikian, para pedagang tetap optimistis permintaan akan meningkat ketika tahun ajaran baru semakin dekat.

Harga Alat Tulis Stabil, Pedagang Harapkan Transaksi Meningkat

Para pedagang berharap masyarakat mulai membeli perlengkapan sekolah lebih awal. Dengan begitu, mereka dapat memenuhi kebutuhan anak sebelum hari pertama sekolah sekaligus membantu menggerakkan usaha kecil di Kota Sungai Penuh.

Selain menjaga stok barang tetap tersedia, para pedagang juga berupaya mempertahankan harga agar pembeli tidak terbebani. Langkah tersebut mereka lakukan untuk menarik minat masyarakat berbelanja dalam waktu dekat.

Berita Terkait

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah
Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan
Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada
Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan
Pemkab Muaro Jambi Bagikan Masker Gratis Hadapi Kabut Asap Karhutla
Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026
Konflik Stockpile Batubara PT SAS: Warga BPR Tuntut Pemberhentian Total Aktivitas Perusahaan
Kanwil Kemenkum dan BRIDA Jambi Resmi Jalin Kerja Sama Pelindungan Kekayaan Intelektual
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026

Berita Terbaru