Sarolangun, Jemarionline.com – PT SMM Ditutup Permanen menjadi tuntutan utama warga Pelawan Jaya, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Mereka meminta pemerintah menutup operasional perusahaan secara permanen atau merelokasi warga yang tinggal di sekitar kawasan pabrik. Warga menilai asap dan bau yang diduga berasal dari aktivitas perusahaan masih mengganggu lingkungan serta aktivitas sehari-hari.
Permintaan tersebut muncul setelah polemik dugaan pencemaran lingkungan kembali menjadi perhatian masyarakat. Sebelumnya, warga telah beberapa kali menggelar aksi dan bahkan sempat memblokade Jalan Lintas Sumatera sebagai bentuk protes. Saat itu, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menghentikan sementara operasional PT SMM.
Warga Pertanyakan Operasional PT SMM
Aliansi Masyarakat Pelawan Jaya mengajukan dua tuntutan kepada pemerintah.
Pertama, mereka meminta pemerintah menutup operasional PT SMM secara permanen apabila aktivitas perusahaan menimbulkan dampak terhadap lingkungan.
Kedua, mereka meminta pemerintah merelokasi warga yang tinggal di sekitar kawasan perusahaan apabila PT SMM tetap beroperasi.
Pemerintah Beri Kepastian
Warga berharap pemerintah segera memberikan kepastian mengenai status operasional PT SMM.
Selain itu, warga juga mengajak pemerintah daerah dan pihak perusahaan membuka dialog bersama agar semua pihak dapat mencari solusi atas persoalan tersebut.
Dugaan Pemberian Uang
Muhammad Masa’duddin juga menyampaikan dugaan bahwa sejumlah warga menerima uang antara Rp400 ribu hingga Rp800 ribu setelah menyerahkan fotokopi KTP sebagai bentuk persetujuan terhadap operasional perusahaan.
Namun, hingga berita ini terbit, PT SMM maupun pihak berwenang belum memberikan klarifikasi resmi atas dugaan tersebut. Saat ini, informasi itu masih bersumber dari pernyataan koordinator aksi warga.









