WFH Sehari dalam Seminggu Mulai Digodok, Tak Berlaku untuk Semua Sektor

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

WFH Sehari dalam Seminggu Mulai Digodok, Tak Berlaku untuk Semua Sektor

WFH Sehari dalam Seminggu Mulai Digodok, Tak Berlaku untuk Semua Sektor

Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan kebijakan baru berupa penerapan kerja dari rumah (work from home/WFH) selama satu hari dalam sepekan. Kebijakan ini dirancang sebagai bagian dari upaya efisiensi energi, khususnya untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri.

Rencana tersebut diproyeksikan mulai diterapkan setelah perayaan Lebaran 2026. Meski demikian, tidak semua sektor akan mengikuti aturan ini.

Fokus pada ASN dan Sektor Tertentu

WFH satu hari per minggu direncanakan berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN). Sementara itu, perusahaan swasta didorong untuk menyesuaikan kebijakan serupa, namun penerapannya tetap bergantung pada karakteristik masing-masing sektor usaha.

Baca Juga :  Indonesia dan Iran Jalin Hubungan Diplomatik Sejak 1950, Kini Terus Perkuat Kerja Sama

Pemerintah menilai tidak semua bidang pekerjaan memungkinkan sistem kerja jarak jauh. Oleh karena itu, kebijakan ini disusun secara selektif agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Sektor yang Dikecualikan

Beberapa sektor dipastikan tidak akan menerapkan WFH karena membutuhkan kehadiran fisik secara langsung. Di antaranya adalah layanan publik, industri, serta perdagangan. Sektor-sektor ini dinilai memiliki peran vital yang tidak dapat digantikan dengan sistem kerja jarak jauh.

Baca Juga :  Antrean Haji Mengular, Wacana “War Ticket” Dinilai Berisiko

Dorong Efisiensi Energi

Kebijakan WFH ini bukan dilatarbelakangi oleh kondisi darurat energi, melainkan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan efisiensi. Dengan berkurangnya mobilitas pekerja, konsumsi BBM diharapkan bisa ditekan secara signifikan.

Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di kota-kota besar, sekaligus memberikan fleksibilitas kerja bagi sebagian pegawai.

Tetap Jaga Produktivitas

Pemerintah memilih skema satu hari WFH agar keseimbangan antara efisiensi energi dan produktivitas tetap terjaga. Dengan demikian, roda ekonomi diharapkan tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti.

Berita Terkait

Kemensos Buka 331 Formasi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026
BMKG Rilis Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Berbagai Wilayah Indonesia Hari Ini
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah
Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam
Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah
Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026
Miliarder Indonesia Akhir September 2026 versi Forbes
Terombang-ambing 345 Km, Jasad ABK Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Kemensos Buka 331 Formasi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:22 WIB

BMKG Rilis Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Berbagai Wilayah Indonesia Hari Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam

Senin, 28 September 2026 - 09:28 WIB

Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah

Berita Terbaru

Ilustrasi: Guru memeriksa berkas pendaftaran seleksi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026 melalui portal resmi SSCASN.(poto: AI).

Nasional

Kemensos Buka 331 Formasi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 08:57 WIB

Ilustrasi: OJK soroti kenaikan kredit macet pinjol yang kini capai 4,73 persen, minta platform perkuat manajemen risiko.(poto: AI).

Ekonomi

Kredit Macet Pinjol Naik, OJK Soroti Kemampuan Bayar

Sabtu, 10 Okt 2026 - 08:16 WIB