TNI AD Buka Suara soal Ricuh Pembongkaran Rumah di Lenteng Agung

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AD Buka Suara soal Ricuh Pembongkaran Rumah di Lenteng Agung ( dok.CNN Indonesia )

TNI AD Buka Suara soal Ricuh Pembongkaran Rumah di Lenteng Agung ( dok.CNN Indonesia )

Jemarionline.com, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat akhirnya memberikan penjelasan terkait kericuhan saat pembongkaran rumah di kawasan Lenteng Agung yang sempat viral di media sosial.TNI AD menegaskan bahwa pembongkaran tersebut bukan sengketa lahan atau bentrokan dengan warga, melainkan bagian dari penertiban aset milik negara.

Rumah yang dibongkar merupakan 15 unit rumah dinas eks Zikon 15 milik Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad) yang berdiri di atas tanah aset resmi TNI AD dengan sertifikat hak pakai sejak 2016.

Baca Juga :  PPPK Merasa Nasibnya Tak Jauh dari Honorer, Namun Ada Sinyal Positif dari Dirjen GTKPG

Alasan Pembongkaran

Penertiban dilakukan karena:

  • Rumah dinas tersebut diperuntukkan bagi prajurit aktif
  • Penghuni lama sudah tidak berhak (misalnya pensiun atau pindah)
  • Ada kebutuhan tambahan hunian akibat pengembangan satuan militer

Dengan kata lain, langkah ini disebut sebagai normalisasi dan pengembalian fungsi rumah dinas.

Sudah Lewat Proses Panjang

TNI AD mengklaim telah melakukan prosedur sebelum pembongkaran, antara lain:

  • Sosialisasi sejak pertengahan 2024
  • Pemberian surat peringatan bertahap (SP1 hingga SP3)
  • Pemutusan aliran listrik sejak Januari 2026
Baca Juga :  BSSN Ingatkan Bahaya Menjawab Telepon Nomor Tak Dikenal, Suara Bisa Dikloning AI

Bahkan disebutkan, pembongkaran dilakukan terhadap rumah yang sudah dalam kondisi kosong.

Kenapa Terjadi Kericuhan?

Meski disebut sesuai prosedur, di lapangan sempat terjadi ketegangan:

  • Warga memprotes pembongkaran
  • Video perdebatan dengan aparat viral di media sosial

Namun TNI menegaskan bahwa proses tetap berjalan sesuai aturan dan didampingi aparat kepolisian.

Berita Terkait

Purbaya Segera Buka 380 Lowongan Bea Cukai Lulusan SMA
Gibran Pastikan Nasib Guru Honorer dan PPPK Terjaga
Istri Munir hingga Busyro Serukan TGPF Kasus Andrie Yunus
Google dan Meta di Periksa Komdigi, Jawab 29 Pertanyaan
Korea Selatan Siap Serahkan Prototipe KF‑21 ke Indonesia
Langit Lampung Mendadak Bercahaya, Warga Heboh—Ternyata Ini Penyebabnya
MATA360 Penting Demi Melahirkan Ketua Pengadilan Berintegritas
Pemerintah Siapkan Kenaikan Gaji PNS 2026, Menkeu Tunggu Evaluasi Kuartal I
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:00 WIB

TNI AD Buka Suara soal Ricuh Pembongkaran Rumah di Lenteng Agung

Rabu, 8 April 2026 - 17:00 WIB

Purbaya Segera Buka 380 Lowongan Bea Cukai Lulusan SMA

Rabu, 8 April 2026 - 16:00 WIB

Gibran Pastikan Nasib Guru Honorer dan PPPK Terjaga

Rabu, 8 April 2026 - 09:00 WIB

Istri Munir hingga Busyro Serukan TGPF Kasus Andrie Yunus

Rabu, 8 April 2026 - 08:00 WIB

Google dan Meta di Periksa Komdigi, Jawab 29 Pertanyaan

Berita Terbaru

Purbaya Segera Buka 380 Lowongan Bea Cukai untuk Lulusan SMA (dok.ANTARA/Rivan Awal Lingga/ CNN Indonesia )

Nasional

Purbaya Segera Buka 380 Lowongan Bea Cukai Lulusan SMA

Rabu, 8 Apr 2026 - 17:00 WIB

Gibran Pastikan Nasib Guru Honorer dan PPPK Terjaga (dok. JPNN.com )

Nasional

Gibran Pastikan Nasib Guru Honorer dan PPPK Terjaga

Rabu, 8 Apr 2026 - 16:00 WIB

India Lebih Dekat ke Akuisisi Jet Tempur Su‑57 Rusia ( dok.AFP/ AIRSPACE REVIEW )

Internasional

India Lebih Dekat ke Akuisisi Jet Tempur Su‑57 Rusia

Rabu, 8 Apr 2026 - 15:00 WIB