India Lebih Dekat ke Akuisisi Jet Tempur Su‑57 Rusia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

India Lebih Dekat ke Akuisisi Jet Tempur Su‑57 Rusia ( dok.AFP/ AIRSPACE REVIEW )

India Lebih Dekat ke Akuisisi Jet Tempur Su‑57 Rusia ( dok.AFP/ AIRSPACE REVIEW )

Jemarionline.com, Jakarta – Kesempatan India membeli jet tempur siluman Su‑57 Rusia semakin terbuka. Tawaran terbaru Moskow mencakup transfer teknologi penuh dan mesin baru generasi “Izdeliye 177”, yang menjadi daya tarik utama bagi Angkatan Udara India (IAF).Paket ini tidak sekadar penjualan pesawat tapi India juga akan mendapatkan akses kode sumber Su‑57, radar AESA, serta kemampuan integrasi senjata domestik seperti Astra dan BrahMos.

HAL (Hindustan Aeronautics Limited) saat ini menunggu proposal resmi Rusia terkait biaya, jumlah unit, dan rencana produksi lokal. Mesin baru Su‑57 menjanjikan dorongan lebih tinggi dan efisiensi bahan bakar lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Baca Juga :  Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Oreshnik ke Ukraina Barat, Ketegangan dengan NATO Meningkat

Langkah ini penting bagi IAF yang saat ini memiliki sekitar 30 skadron tempur, masih di bawah target 42 skadron. Selain itu, Su‑57 lebih kompetitif dari sisi harga dibanding jet Barat, sehingga cocok dengan anggaran pertahanan India.

Baca Juga :  Sejarah Terbentuknya Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Terbentuk dari Proses Alam

Para analis menekankan, paket ini bisa memperkuat kemandirian teknologi dirgantara India, mempercepat modernisasi angkatan udara, dan mendukung industri pertahanan lokal melalui produksi di dalam negeri.

Hingga kini, HAL masih menunggu proposal resmi Rusia sebelum memutuskan langkah selanjutnya.

Berita Terkait

Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia
Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 13:52 WIB

Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB