Jemarionline.com, Perusahaan pertahanan asal Swedia, Saab, kembali mencoba menembus pasar jet tempur Kanada dengan strategi baru untuk menyaingi dominasi F-35 Lightning II.Kali ini, Saab menawarkan produksi lokal jet tempur JAS 39 Gripen di Kanada sebagai daya tarik utama.
Tawaran Produksi Lokal dan Transfer Teknologi
Saab tidak hanya menawarkan pesawat, tetapi juga paket kerja sama industri. Produksi Gripen di Kanada diharapkan membuka banyak lapangan kerja serta memberikan transfer teknologi kepada industri dalam negeri.Langkah ini dinilai strategis karena Kanada ingin mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat dalam sektor pertahanan.
Alternatif Lebih Murah dari F-35
Gripen dikenal sebagai jet tempur multirole dengan biaya operasional lebih rendah dibanding F-35. Hal ini menjadi nilai jual utama Saab dalam menarik minat pemerintah Kanada.Selain itu, Saab juga menawarkan sistem pendukung seperti pesawat peringatan dini GlobalEye dan integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam operasional militer.
Opsi “Armada Campuran”
Salah satu konsep yang muncul adalah penggunaan “armada campuran”, di mana:
- F-35 digunakan untuk misi kompleks dan berteknologi tinggi
- Gripen digunakan untuk patroli dan menjaga kedaulatan udara dengan biaya lebih efisien
Kanada Masih Bimbang
Meski Kanada telah memesan sebagian unit F-35, pemerintah masih membuka peluang untuk alternatif lain. Bahkan, sebagian armada masa depan bisa saja diisi oleh Gripen jika kesepakatan tercapai.
Perdebatan pun terjadi antara pihak yang menginginkan teknologi canggih F-35 dan pihak yang mendorong efisiensi serta kemandirian industri melalui Gripen.









