Pakar Soroti Ancaman Sanksi untuk Google & Meta Imbas Tak Patuh PP Tunas

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Google menyinggung tenggat waktu penyesuaian bagi platform untuk penerapan PP Tunas adalah Maret 2027, berbeda dengan Komdigi yang memberikan masa peralihan selama satu tahun. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)

Ilustrasi. Google menyinggung tenggat waktu penyesuaian bagi platform untuk penerapan PP Tunas adalah Maret 2027, berbeda dengan Komdigi yang memberikan masa peralihan selama satu tahun. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)

Jemarionline – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah memanggil Google dan Meta karena belum memenuhi aturan PP Tunas yang mengatur pembatasan akses untuk pengguna di bawah usia 16 tahun di platform digital.

Aturan ini resmi berlaku penuh sejak 28 Maret 2026 dan bertujuan melindungi anak-anak dari konten berisiko serta memastikan layanan digital memiliki mekanisme verifikasi usia.

Baca Juga :  Meta Klarifikasi Masalah Email Reset Password Massal: "Sistem Kami Tidak Dibobol"

Pakar hukum menyatakan pemanggilan ini bukan sekadar formalitas. Jika Google dan Meta terus tidak mematuhi ketentuan PP Tunas dan aturan pelaksanaannya, yakni Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026, pemerintah dapat menjatuhkan sanksi administratif seperti teguran tertulis, denda, hingga pembatasan layanan.

Baca Juga :  Waka MPR Dorong Pencegahan Pekerja Anak Lewat Kebijakan Komprehensif

Selain Google dan Meta, sejumlah platform lain juga dipantau oleh pemerintah terkait kepatuhan terhadap peraturan ini. Pemerintah mengatakan akan terus mengawasi dan menindaklanjuti setiap pelanggaran demi perlindungan anak di ruang digital.

Berita Terkait

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Divisi Xbox Jadi yang Paling Terdampak
Kacamata Pintar Diprediksi Gantikan HP, Bos Instagram dan WhatsApp Ungkap Alasannya
Google Latih AI Pakai Data Pengguna, Begini Cara Mematikan Fitur
7 HP Samsung Harga Rp2 Jutaan Terbaik Juli 2026, Galaxy A17 5G hingga Galaxy A05s Masih Layak Dipilih
Pengguna Strava Minta Sosialisasi Pajak Digital, Salah Paham Sempat Ramai di Media Sosial
Apple Dikabarkan Ubah Desain Chip A20 Pro Demi Tingkatkan Kemampuan AI
WhatsApp Uji Coba Indikator Titik Hijau di iPhone, Pengguna Bisa Lihat Kontak yang Sedang Online
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:47 WIB

Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Divisi Xbox Jadi yang Paling Terdampak

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:00 WIB

Kacamata Pintar Diprediksi Gantikan HP, Bos Instagram dan WhatsApp Ungkap Alasannya

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:00 WIB

Google Latih AI Pakai Data Pengguna, Begini Cara Mematikan Fitur

Senin, 6 Juli 2026 - 21:19 WIB

7 HP Samsung Harga Rp2 Jutaan Terbaik Juli 2026, Galaxy A17 5G hingga Galaxy A05s Masih Layak Dipilih

Berita Terbaru

Ilustrasi AI.(Pexels/cottonbro studio)

Teknologi

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:00 WIB