Rusia Siapkan Konvoi Angkatan Laut Hadapi Tekanan Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rusia Siapkan Konvoi Angkatan Laut Hadapi Tekanan Barat

Rusia Siapkan Konvoi Angkatan Laut Hadapi Tekanan Barat

Rusia berencana mengerahkan konvoi angkatan laut untuk mengawal kapal-kapal dagangnya di tengah meningkatnya tekanan dari negara-negara Barat. Kebijakan ini diambil guna memperkuat keamanan pelayaran serta melindungi armada nasional, termasuk kapal yang tergolong dalam “armada bayangan”.

Rencana tersebut disampaikan oleh Nikolai Patrushev, tokoh senior yang dekat dengan Presiden Vladimir Putin. Ia menegaskan bahwa keamanan perdagangan maritim menjadi prioritas penting bagi negaranya.

Pengamanan Berlapis di Laut

Selain pengawalan militer, Rusia juga mempertimbangkan sejumlah langkah tambahan. Di antaranya adalah pemasangan perlengkapan perlindungan pada kapal serta kemungkinan penempatan tim pengawal bersenjata di atas kapal dagang.

Baca Juga :  Sekutu AS Mulai Beralih ke China, Kepercayaan ke Washington Menurun

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya risiko di jalur pelayaran internasional, terutama bagi kapal yang membawa muatan energi dan komoditas strategis.

Rentetan Insiden Picu Kekhawatiran

Beberapa waktu terakhir, kapal-kapal yang terhubung dengan Rusia mengalami berbagai insiden. Otoritas di Swedia sempat melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang diduga bagian dari armada bayangan.

Baca Juga :  Putin Ucapkan Selamat, Kim Jong Un Kembali Pimpin Korea Utara

Selain itu, sebuah kapal tanker LNG Rusia yang terkena sanksi Amerika Serikat terpaksa menghentikan perjalanan di kawasan Laut Mediterania setelah insiden yang diduga melibatkan serangan drone.

Respons terhadap Tekanan Barat

Menurut Patrushev, langkah-langkah diplomatik dan hukum yang selama ini ditempuh belum cukup efektif untuk melindungi kepentingan pelayaran Rusia. Oleh karena itu, Kremlin kini menyiapkan strategi tambahan, termasuk peningkatan pengamanan fisik di laut.

Rusia juga disebut tengah mengkaji berbagai kebijakan maritim global untuk memperkuat

Berita Terkait

Voting DK PBB soal Selat Hormuz Ditunda Hingga Besok
Pemimpin Junta Myanmar Terpilih Jadi Presiden, Militer Kembali Kuasai Pemerintahan
Umrah Hanya untuk Warga Saudi, Jemaah Internasional Wajib Keluar
Saudi Gelar Forum Umrah dan Ziyarah 2026 dengan Layanan Canggih
Sejarah Terbentuknya Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Terbentuk dari Proses Alam
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Investigasi PBB
Kejadian Drone di Rumah Menhan‑Menlu AS: Pentagon Siapkan Perlindungan Lebih Ketat
Harga Bensin di AS Lampaui US$4 per Galon, Warga Keluhkan Biaya Hidup
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:55 WIB

Voting DK PBB soal Selat Hormuz Ditunda Hingga Besok

Jumat, 3 April 2026 - 23:00 WIB

Pemimpin Junta Myanmar Terpilih Jadi Presiden, Militer Kembali Kuasai Pemerintahan

Jumat, 3 April 2026 - 10:00 WIB

Umrah Hanya untuk Warga Saudi, Jemaah Internasional Wajib Keluar

Jumat, 3 April 2026 - 01:00 WIB

Saudi Gelar Forum Umrah dan Ziyarah 2026 dengan Layanan Canggih

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Sejarah Terbentuknya Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Terbentuk dari Proses Alam

Berita Terbaru

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026 ( dok.KCIC/KOMPAS.com )

Nasional

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 11:00 WIB

Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Bisnis

Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 10:00 WIB

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai ( dok.metro TV/Candra )

Kriminal

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai

Sabtu, 4 Apr 2026 - 09:00 WIB

Pejabat Muaro Jambi Dirotasi, Dua Sekretaris OPD Dilantik ( dok.JAMBIUPDATE.CO)

Daerah

Pejabat Muaro Jambi Dirotasi, Dua Sekretaris OPD Dilantik

Sabtu, 4 Apr 2026 - 08:00 WIB

Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios

Teknologi

Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios

Sabtu, 4 Apr 2026 - 07:00 WIB