Sekutu AS Mulai Beralih ke China, Kepercayaan ke Washington Menurun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekutu AS makin percaya China, survei tunjukkan penurunan kepercayaan pada Washington

Sekutu AS makin percaya China, survei tunjukkan penurunan kepercayaan pada Washington

Jemarionline – Kepercayaan terhadap Amerika Serikat mulai goyah.

Kini, sejumlah sekutu justru melirik China sebagai mitra baru.

Perubahan ini menunjukkan pergeseran besar dalam peta geopolitik global.

Survei Ungkap Perubahan Sikap

Sebuah survei mengungkap tren yang cukup mengejutkan.

Beberapa negara sekutu mulai mengubah pandangan mereka.

Negara seperti:

  • Kanada
  • Inggris
  • Prancis
  • Jerman

mulai melihat China sebagai mitra yang lebih stabil.

Faktor Ekonomi Jadi Kunci

Selain itu, faktor ekonomi menjadi alasan utama.

China memiliki pengaruh besar dalam perdagangan global.

Baca Juga :  Penembakan Warga AS oleh Agen Imigrasi di Minneapolis Picu Protes Publik

Banyak negara kini bergantung pada rantai pasok dari China.

Akibatnya, hubungan ekonomi menjadi sulit diputus.

Kepercayaan ke AS Terus Menurun

Sementara itu, kepercayaan terhadap Amerika Serikat mengalami penurunan.

Hal ini dipicu oleh:

  • kebijakan luar negeri yang agresif
  • meningkatnya ketegangan global
  • hubungan yang merenggang dengan sekutu

Beberapa pihak bahkan menilai peran AS tidak lagi sekuat dulu.

Generasi Muda Lebih Terbuka

Menariknya, generasi muda menunjukkan pandangan berbeda.

Mereka cenderung lebih terbuka terhadap China.

Baca Juga :  Tekanan RI ke PBB Menguat, Keselamatan Pasukan Perdamaian Jadi Sorotan

Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan interaksi global.

China Unggul di Sektor Strategis

Di sisi lain, China terus menunjukkan kemajuan pesat.

Beberapa sektor unggulan antara lain:

  • kecerdasan buatan (AI)
  • energi terbarukan
  • kendaraan listrik

Keunggulan ini memperkuat posisi China di dunia.

Kesimpulan

Dunia sedang mengalami perubahan besar.

Pengaruh Amerika Serikat mulai menurun.

Sebaliknya, China semakin kuat dan berpengaruh.

Jika tren ini berlanjut, peta kekuatan global bisa berubah drastis.

Berita Terkait

Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia
Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 13:52 WIB

Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB