Putin Ucapkan Selamat, Kim Jong Un Kembali Pimpin Korea Utara

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Putin Ucapkan Selamat, Kim Jong Un Kembali Pimpin Korea Utara ( dok.detiknews AP Photo/Kristina Kormilitsyna)

Putin Ucapkan Selamat, Kim Jong Un Kembali Pimpin Korea Utara ( dok.detiknews AP Photo/Kristina Kormilitsyna)

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan ucapan selamat kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang kembali terpilih sebagai pemimpin tertinggi negara tersebut.

Kim kembali menduduki jabatan Ketua Komisi Urusan Negara, posisi paling berkuasa di Korea Utara, setelah mendapat persetujuan dalam sidang Majelis Rakyat Tertinggi yang digelar pada Maret 2026. Ini menjadi periode ketiga kepemimpinannya sejak pertama kali menjabat pada 2016.

Pesan Hangat dari Moskow

Dalam pesan resminya, Putin menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada Kim. Ia juga menyoroti peran penting Kim dalam menjaga stabilitas pemerintahan serta memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara.

Baca Juga :  Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios

Putin menegaskan bahwa Rusia siap melanjutkan kerja sama strategis dengan Korea Utara di berbagai bidang, termasuk politik, ekonomi, dan keamanan. Menurutnya, hubungan Moskow dan Pyongyang akan terus berkembang demi kepentingan bersama.

Hubungan Kedua Negara Kian Dekat

Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan antara Rusia dan Korea Utara memang menunjukkan peningkatan signifikan. Kedua negara bahkan telah menjalin kesepakatan kerja sama yang mencakup aspek pertahanan.

Kedekatan ini terjadi di tengah dinamika geopolitik global, di mana Rusia menghadapi tekanan dari negara-negara Barat. Korea Utara disebut menjadi salah satu mitra yang memberikan dukungan kepada Moskow dalam situasi tersebut.

Baca Juga :  Prabowo Akan Kunjungi Rusia, Bahas Geopolitik dan Kerja Sama Energi dengan Putin

Sistem Politik Korea Utara

Proses pemilihan di Korea Utara berbeda dengan negara demokrasi pada umumnya. Dalam sistem yang berlaku, pemilih hanya diberikan satu kandidat untuk disetujui atau ditolak.

Hasil pemungutan suara biasanya menunjukkan tingkat partisipasi yang sangat tinggi, dengan dukungan hampir mutlak bagi kandidat yang diajukan.

Penegasan Kekuasaan Kim

Kembalinya Kim Jong Un ke kursi kepemimpinan menegaskan kesinambungan kekuasaan di Korea Utara. Di sisi lain, dukungan dari Rusia memperlihatkan bahwa hubungan kedua negara akan terus memainkan peran penting dalam percaturan politik internasional.

Berita Terkait

Pertamina Sebut NOC Berperan Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Dorong Ekonomi
Dokter AS Positif Ebola saat Operasi Pasien di Kongo, Kini Dievakuasi ke Jerman
Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia
Rusia dan Ukraina Tukar 205 Tawanan Perang, Dimediasi AS di Tengah Memanasnya Konflik
Indonesia–Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026–2030 di Minsk
China dan Jepang Kembali Bersitegang, Insiden Jet Tempur di Laut Pasifik Picu Kekhawatiran Kawasan
Kamboja Deportasi Ribuan WNA Ilegal, Didominasi Kasus Penipuan Daring
Penembakan Saat Jamuan Malam Trump Gegerkan AS, Pelaku Dipastikan Tidak Terkait Iran
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

Pertamina Sebut NOC Berperan Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Dorong Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:00 WIB

Dokter AS Positif Ebola saat Operasi Pasien di Kongo, Kini Dievakuasi ke Jerman

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rusia dan Ukraina Tukar 205 Tawanan Perang, Dimediasi AS di Tengah Memanasnya Konflik

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Indonesia–Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026–2030 di Minsk

Berita Terbaru

(ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Kurs Jual Dollar AS di Bank Tembus Rp 18.010

Selasa, 2 Jun 2026 - 21:00 WIB