Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Investigasi PBB

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Sumber PBB sebut 3 TNI yang tewas di Lebanon diduga kena serpihan tembakan tank dan ranjau Israel. Foto: AFP/RABIH DAHER

Ilustrasi. Sumber PBB sebut 3 TNI yang tewas di Lebanon diduga kena serpihan tembakan tank dan ranjau Israel. Foto: AFP/RABIH DAHER

Jemarionline – Tiga personel TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB, UNIFIL, tewas di selatan Lebanon setelah mengalami dua insiden berbeda akhir Maret 2026.

Insiden pertama terjadi ketika sebuah proyektil meledak dekat posisi pasukan di Adchit al‑Qusayr, yang menewaskan satu prajurit.

Baca Juga :  Ringgit Malaysia Menguat, Mendekati Level Tertinggi Sejak 2018

Selanjutnya, ledakan tak dikenal menghancurkan kendaraan yang ditumpangi dua prajurit lainnya di dekat Bani Hayyan. Dua orang lainnya juga terluka.

Pemerintah Indonesia melalui Perwakilan Tetap di PBB mendesak PBB melakukan investigasi yang cepat, menyeluruh, dan transparan atas kejadian tersebut.

Baca Juga :  Rusia Bersiap Hadapi Dunia Tanpa Perjanjian Pembatasan Senjata Nuklir

Dewan Keamanan PBB bahkan menggelar pertemuan darurat untuk membahas situasi ini, setelah Prancis meminta diskusi terkait keamanan personel penjaga perdamaian.

PBB menyatakan serangan terhadap penjaga perdamaian adalah pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan menegaskan perlunya akuntabilitas dari pihak yang bertanggung jawab.

Berita Terkait

Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia
Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 13:52 WIB

Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Berita Terbaru

Ilustrasi: Guru memeriksa berkas pendaftaran seleksi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026 melalui portal resmi SSCASN.(poto: AI).

Nasional

Kemensos Buka 331 Formasi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 08:57 WIB

Ilustrasi: OJK soroti kenaikan kredit macet pinjol yang kini capai 4,73 persen, minta platform perkuat manajemen risiko.(poto: AI).

Ekonomi

Kredit Macet Pinjol Naik, OJK Soroti Kemampuan Bayar

Sabtu, 10 Okt 2026 - 08:16 WIB