Cek Fakta: Isu Rapel Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Maret 2026 Dipastikan Tidak Benar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cek Fakta: Isu Rapel Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Maret 2026 Dipastikan Tidak Benar

Cek Fakta: Isu Rapel Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Maret 2026 Dipastikan Tidak Benar

JAKARTA – Kabar mengenai adanya rapel kenaikan gaji pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Maret 2026 dipastikan tidak benar. Informasi yang beredar luas di media sosial tersebut telah diklarifikasi langsung oleh pihak terkait, termasuk PT Taspen (Persero) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Tidak Ada Kebijakan Baru Kenaikan Pensiun

Taspen menegaskan hingga saat ini pemerintah belum menerbitkan regulasi baru yang mengatur kenaikan gaji pensiunan pada tahun 2026. Dengan demikian, tidak ada dasar hukum untuk pembayaran rapelan seperti yang ramai dibicarakan.

Pihak Taspen menyatakan bahwa pembayaran manfaat pensiun tetap mengacu pada aturan terakhir yang masih berlaku. Setiap perubahan nominal pensiun hanya dapat dilakukan apabila pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) terbaru.

Baca Juga :  PP 9 Tahun 2026 Resmi Terbit: Rincian Tunjangan ASN & Pensiunan PNS

Klarifikasi ini sekaligus membantah narasi yang menyebutkan pensiunan akan menerima tambahan pembayaran menjelang Lebaran 2026.

Masih Mengacu PP Nomor 8 Tahun 2024

Besaran gaji pensiunan saat ini masih mengikuti ketentuan dalam PP Nomor 8 Tahun 2024, yang sebelumnya menetapkan penyesuaian pensiun pokok sekitar 12 persen dan mulai berlaku sejak 1 Januari 2024.

Hingga akhir Februari 2026, belum ada revisi ataupun kebijakan lanjutan yang menggantikan aturan tersebut. Artinya, nominal gaji pensiun yang diterima pada Maret 2026 tetap sama seperti bulan-bulan sebelumnya.

Gaji Pensiunan Tetap Cair Sesuai Jadwal

Meski isu rapel dipastikan hoaks, pembayaran gaji pensiun tetap berjalan normal. Taspen memastikan pencairan manfaat pensiun dilakukan sesuai jadwal rutin, yakni setiap awal bulan.

Baca Juga :  MATA360 Penting Demi Melahirkan Ketua Pengadilan Berintegritas

Para pensiunan tetap menerima haknya tanpa perubahan nominal maupun tambahan rapelan.

Imbauan Waspada Informasi Hoaks

Komdigi dan Taspen juga mengingatkan masyarakat, khususnya para pensiunan, agar lebih berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial.

Masyarakat diminta hanya mempercayai pengumuman resmi dari pemerintah atau kanal komunikasi resmi Taspen. Selain itu, pensiunan diimbau tidak memberikan data pribadi seperti PIN, OTP, maupun informasi rekening kepada pihak yang mengatasnamakan lembaga tertentu.

Kesimpulan

Isu rapel kenaikan gaji pensiunan PNS pada Maret 2026 dipastikan tidak memiliki dasar kebijakan resmi. Hingga kini, pembayaran pensiun masih mengikuti aturan yang berlaku tanpa adanya kenaikan baru ataupun rapelan menjelang Lebaran.

Berita Terkait

Puluhan Siswa dan Guru SDN 2 Kanigoro Madiun Diduga Keracunan MBG
Kerahkan Drone Thermal, Tim Gabungan Atasi Karhutla Banjarbaru
Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang
WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027
MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru
Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:32 WIB

Puluhan Siswa dan Guru SDN 2 Kanigoro Madiun Diduga Keracunan MBG

Rabu, 9 September 2026 - 14:03 WIB

Kerahkan Drone Thermal, Tim Gabungan Atasi Karhutla Banjarbaru

Jumat, 4 September 2026 - 08:54 WIB

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:30 WIB

MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru

Berita Terbaru

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tebo Arief Haryoko.(poto: jambiprima.com).

Daerah

Jumlah Warga Miskin Desil 1 Kabupaten Tebo Meningkat

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:17 WIB