Tumpukan Ranting Ganggu Jalan Soekarno-Hatta, Warga Minta PLN Bertindak

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Petugas melakukan pembersihan sisa ranting bambu hasil pemangkasan jaringan listrik di Jalan Soekarno-Hatta, Sungai Penuh.

Ilustrasi Petugas melakukan pembersihan sisa ranting bambu hasil pemangkasan jaringan listrik di Jalan Soekarno-Hatta, Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH, Jemarionline.com — Warga meminta PLN segera membersihkan tumpukan ranting bambu di Jalan Soekarno-Hatta, Desa Pelayang Raya, setelah petugas memangkas vegetasi di sekitar jaringan listrik.

Warga menilai tumpukan ranting mengganggu pengguna jalan dan berpotensi memicu kecelakaan, terutama saat malam hari.

Sejumlah warga mengaku sisa pemangkasan masih menumpuk selama beberapa hari. Kondisi itu, menurut mereka, mengurangi kenyamanan dan mengganggu kebersihan lingkungan.

Warga berharap PLN segera mengangkut seluruh sisa material agar ruas jalan kembali aman dan bersih.

Baca Juga :  Kejari dan BKAD Sungai Penuh Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik

Menurut warga, petugas tidak cukup hanya memangkas bambu di sekitar jaringan. Petugas juga perlu membersihkan area kerja setelah pekerjaan selesai.

Karena itu, warga meminta PLN menuntaskan pekerjaan hingga tahap pembersihan.

Keluhan tersebut juga mendorong perhatian pada aspek keselamatan dan tanggung jawab lingkungan dalam layanan publik.

Menanggapi laporan warga, pimpinan PLN wilayah Sungai Penuh Eko mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti persoalan tersebut.

Ia menyebut PLN akan mengecek lokasi dan berupaya segera membersihkan sisa ranting yang masih menumpuk.

Baca Juga :  Disdik Kerinci Dorong Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah

Selain itu, warga meminta instansi terkait meningkatkan pengawasan agar persoalan serupa tidak terulang pada pekerjaan pemeliharaan berikutnya.

Warga menilai setiap pekerjaan utilitas harus memperhatikan dampak terhadap lingkungan sekitar.

Sementara itu, persoalan ini menjadi pengingat bahwa layanan publik tidak hanya berfokus pada pekerjaan utama, tetapi juga pada penanganan dampak setelah pekerjaan berlangsung.

Warga berharap PLN segera membersihkan lokasi agar jalan kembali nyaman dilalui masyarakat.

Berita Terkait

Daftar Lengkap Puluhan Kepala Sekolah yang Resmi Dilantik Pemkot Sungai Penuh
Bimtek BPD Sungai Penuh di Jambi Tuai Kritik Keras DPRD Soal Fasilitas Hotel
Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai
Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi
Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa
Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global
Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis
KONI Jambi Beri Penghargaan Atlet Berprestasi di Peringatan Hari Olahraga Nasional 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Daftar Lengkap Puluhan Kepala Sekolah yang Resmi Dilantik Pemkot Sungai Penuh

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Bimtek BPD Sungai Penuh di Jambi Tuai Kritik Keras DPRD Soal Fasilitas Hotel

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa

Berita Terbaru

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB

Polres OKU Selatan menetapkan tersangka kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua, Sumsel, Sabtu (24/10/2026).(poto: kompas.com).

Hukum

Napi Tewas di Lapas Muaradua, Polisi Jerat Empat Tersangka

Minggu, 25 Okt 2026 - 08:09 WIB

ilustrasi visual yang menggambarkan situasi di mana akses agen AI yang tidak sah terdeteksi dan diblokir pada aplikasi perbankan.(poto: AI).

Internasional

Bank AS Blokir Agen AI Usai Bobol Rekening Nasabah

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:55 WIB