Proyek Pengendalian Banjir Kerinci Digulirkan Rp11,4 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek pengendalian banjir di Kabupaten Kerinci yang digarap BWSS VI Jambi menjadi bagian penguatan infrastruktur mitigasi bencana dan perlindungan kawasan rawan banjir.

Proyek pengendalian banjir di Kabupaten Kerinci yang digarap BWSS VI Jambi menjadi bagian penguatan infrastruktur mitigasi bencana dan perlindungan kawasan rawan banjir.

KERINCI, Jemarionline.com — BWSS VI Jambi menggelar proyek pengendalian banjir di Kabupaten Kerinci dengan anggaran sekitar Rp11,4 miliar.

Pemerintah menjalankan proyek ini untuk mengurangi risiko luapan sungai di kawasan rawan banjir.

Program tersebut juga masuk agenda penguatan infrastruktur sumber daya air di daerah.

Pemerintah Fokus Kurangi Risiko Banjir

Pemerintah mengarahkan proyek ini untuk memperkuat pengendalian aliran sungai.

Tim pelaksana membangun tanggul dan menata aliran sungai di titik prioritas.

Selain itu, proyek ini melindungi permukiman warga dan infrastruktur publik dari ancaman banjir.

BWSS VI menempatkan proyek ini sebagai strategi mitigasi bencana berbasis infrastruktur.

Baca Juga :  Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada

Langkah itu sekaligus memperkuat upaya penanganan banjir jangka panjang.

Publik Soroti Kualitas Pelaksanaan Proyek

Nilai anggaran proyek yang besar menarik perhatian publik.

Masyarakat menyoroti mutu pekerjaan, volume fisik, dan pelaksanaan kontrak.

Publik juga meminta kontraktor menjalankan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis.

Sejumlah proyek pengendalian sungai sebelumnya memunculkan evaluasi, sehingga proyek ini ikut mendapat perhatian.

Di sisi lain, proyek ini membuka harapan baru bagi penanganan banjir di Kerinci.

Infrastruktur Air Jadi Prioritas Pemerintah

Pemerintah pusat menempatkan infrastruktur sumber daya air sebagai prioritas pembangunan.

Baca Juga :  BKPSDM Sungai Penuh Perketat Pengawasan, ASN Wajib Tertib Absensi

Di Kerinci, proyek ini menopang perlindungan kawasan ekonomi dan pertanian warga.

Normalisasi sungai dan penguatan tanggul membantu daerah mengurangi kerentanan banjir.

Karena itu, pemerintah menekankan kualitas pekerjaan agar manfaat proyek benar-benar terasa.

Transparansi dan Pengawasan Jadi Sorotan

Publik juga menuntut transparansi selama proyek berjalan.

Masyarakat mendorong pengawasan agar pekerjaan selesai tepat mutu dan tepat waktu.

Pengawasan yang kuat membantu investasi infrastruktur memberi hasil optimal.

Kontraktor juga perlu menjaga progres pekerjaan sesuai target.

Selanjutnya, masyarakat menunggu proyek ini memberi dampak nyata terhadap pengurangan banjir di Kerinci.

Berita Terkait

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah
Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan
Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada
Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan
Pemkab Muaro Jambi Bagikan Masker Gratis Hadapi Kabut Asap Karhutla
Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026
Konflik Stockpile Batubara PT SAS: Warga BPR Tuntut Pemberhentian Total Aktivitas Perusahaan
Kanwil Kemenkum dan BRIDA Jambi Resmi Jalin Kerja Sama Pelindungan Kekayaan Intelektual
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026

Berita Terbaru