Pencarian Pesawat ATR 42‑500 Terus Berlanjut di Sulawesi Selatan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi pencarian korban Pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pangkep (Foto: ANTARA FOTO/Muchtamir)

Operasi pencarian korban Pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pangkep (Foto: ANTARA FOTO/Muchtamir)

Jemarionline – Upaya pencarian pesawat ATR 42‑500 milik Indonesia Air Transport yang hilang kontak masih terus berlangsung. Pesawat ini terbang dari Yogyakarta menuju Makassar dan hilang kontak sekitar pukul 13.17 WIB pada 20 Januari 2026.

Pesawat membawa 11 orang, termasuk delapan kru dan tiga pejabat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Lokasi terakhir pesawat diketahui berada di kawasan Leang‑Leang, Maros, Sulawesi Selatan, yang memiliki medan pegunungan cukup sulit.

Baca Juga :  Anggota Komisi III DPR Soroti RUU Perampasan Aset Berpotensi Tabrak UUD

Tim SAR Dikerahkan untuk Pencarian

Pencarian dilakukan oleh tim SAR nasional, dengan dukungan:

  • Helikopter dan drone untuk pemantauan udara

  • Tim darat untuk menjangkau lokasi terpencil

  • Peralatan canggih untuk deteksi puing

Hingga saat ini, puing pesawat sudah ditemukan, namun keberadaan penumpang masih belum dikonfirmasi. Pemerintah terus melakukan koordinasi dengan keluarga korban dan otoritas terkait.

Tindakan Pemerintah dan Otoritas

Kementerian Perhubungan dan Basarnas menyatakan fokus utama adalah menemukan korban secepat mungkin. Selain itu:

  • Rute penerbangan dan rekaman komunikasi sedang dianalisis

  • Semua maskapai diingatkan untuk meningkatkan prosedur keselamatan

  • Publik diminta tetap tenang dan menunggu informasi resmi

Baca Juga :  BMKG: Indonesia Berpotensi Panas “Mendidih”, El Nino Mengintai

Dampak dan Respons Publik

Hilangnya pesawat ATR 42‑500 ini menjadi perhatian nasional. Masyarakat mengikuti perkembangan melalui media online dan sosial media. Banyak pihak mengapresiasi upaya cepat tim SAR dan berharap korban segera ditemukan.

Berita Terkait

BPK Proses Etik ASN BPK Terlibat Suap Muara Enim, Siap Buka Data ke KPK
Zulhas Sebut Jumlah SPPG Membengkak, Negara Berpotensi Boros Rp 1 Triliun Per Bulan
Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Waspadai Link dan Poster Palsu
DPR Sahkan RUU Polri, Perkuat Transformasi dan Tata Kelola Kepolisian
Minyakita Tak Lagi Jadi Bantuan Pangan, Kini Fokus ke Pasar Rakyat
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Janji Perjuangkan Aspirasi Buruh dari Dalam
Nanik S Deyang Hadiri Istana Jelang Pelantikan Kepala BGN Baru
Kapolri Buka Peluang Sipil Isi Jabatan Polri Nonoperasional
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:00 WIB

BPK Proses Etik ASN BPK Terlibat Suap Muara Enim, Siap Buka Data ke KPK

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:00 WIB

Zulhas Sebut Jumlah SPPG Membengkak, Negara Berpotensi Boros Rp 1 Triliun Per Bulan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Waspadai Link dan Poster Palsu

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:00 WIB

DPR Sahkan RUU Polri, Perkuat Transformasi dan Tata Kelola Kepolisian

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:00 WIB

Minyakita Tak Lagi Jadi Bantuan Pangan, Kini Fokus ke Pasar Rakyat

Berita Terbaru