Normalisasi Batang Toru dan Pembangunan Huntara Dipercepat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : BNPB

Foto : BNPB

Jemarionline,Jakarta – Dua bulan setelah banjir dan longsor menerjang sejumlah wilayah di Sumatra pada 25 November 2025, upaya pemulihan di Kabupaten Tapanuli Selatan terus dipercepat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah serta berbagai kementerian dan lembaga kini memusatkan perhatian pada tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi, khususnya pembangunan hunian sementara (huntara) dan penanganan Sungai Batang Toru.

Berdasarkan data BNPB, sebanyak 816 Kepala Keluarga (KK) tercatat sebagai penerima bantuan huntara di Tapanuli Selatan. Dari jumlah tersebut, 683 KK akan menempati huntara terpusat, sedangkan 133 KK lainnya memperoleh huntara mandiri yang dibangun di lahan milik masing-masing warga.

Pembangunan huntara terpusat dilakukan secara kolaboratif oleh beberapa pihak. Danantara bertanggung jawab membangun 186 unit huntara di Desa Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan. Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerjakan 245 unit huntara di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru. BNPB sendiri membangun huntara terpusat di dua lokasi, yaitu 118 unit di Desa Aek Lantong, Kecamatan Sipirok, serta 134 unit di Desa Simatohir, Kecamatan Angkola Sangkunur. Adapun pembangunan huntara mandiri sepenuhnya dilaksanakan oleh BNPB.

Baca Juga :  Wanita Ideal Menurut Islam Menurut Hadits Rasulullah SAW

Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan huntara tersebut dapat diselesaikan sebelum bulan Ramadhan. Target ini ditetapkan agar masyarakat terdampak dapat menjalani ibadah puasa dengan kondisi tempat tinggal yang lebih layak dan aman.

Selain huntara, pembangunan hunian tetap (huntap) juga berjalan bersamaan. Yayasan Buddha Tzu Chi membangun huntap terpusat di kawasan PTPN, Desa Hapesong. Dari total 227 unit rumah yang direncanakan, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 30 persen. Pemerintah berharap seluruh unit huntap dapat rampung dan siap dihuni pada akhir Maret 2026.

Baca Juga :  Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Syarat dan Aturan Resminya

Di sektor mitigasi bencana, normalisasi Sungai Batang Toru menjadi perhatian serius. Saat banjir bandang terjadi, luapan sungai merusak permukiman dan area persawahan warga. Pascabencana, kondisi sungai mengalami pendangkalan signifikan akibat endapan pasir, batu, dan material kayu.

Pekerjaan normalisasi Sungai Batang Toru telah dimulai sejak 8 Januari 2026 oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatra Utara. Hingga Sabtu, 24 Januari 2026, proses pengerukan masih berlangsung. Sebanyak enam unit alat berat dikerahkan untuk membersihkan material sungai sekaligus membangun tanggul darurat di sepanjang wilayah Desa Hapesong.

Langkah ini dinilai penting sebagai upaya pencegahan bencana, mengingat potensi curah hujan tinggi masih diperkirakan terjadi hingga Maret mendatang. Normalisasi sungai diharapkan dapat mengurangi risiko luapan air dan melindungi kawasan permukiman warga.

Berita Terkait

Puluhan Siswa dan Guru SDN 2 Kanigoro Madiun Diduga Keracunan MBG
Kerahkan Drone Thermal, Tim Gabungan Atasi Karhutla Banjarbaru
Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang
WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027
MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru
Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:32 WIB

Puluhan Siswa dan Guru SDN 2 Kanigoro Madiun Diduga Keracunan MBG

Rabu, 9 September 2026 - 14:03 WIB

Kerahkan Drone Thermal, Tim Gabungan Atasi Karhutla Banjarbaru

Jumat, 4 September 2026 - 08:54 WIB

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:30 WIB

MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru

Berita Terbaru

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tebo Arief Haryoko.(poto: jambiprima.com).

Daerah

Jumlah Warga Miskin Desil 1 Kabupaten Tebo Meningkat

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:17 WIB