Tetangga RI Terapkan QR Code untuk Batasi Pembelian BBM

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tetangga RI Terapkan QR Code untuk Batasi Pembelian BBM

Tetangga RI Terapkan QR Code untuk Batasi Pembelian BBM

Pemerintah Myanmar mulai menerapkan sistem QR code untuk mengatur pembelian bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini diambil sebagai langkah mengatasi kelangkaan pasokan energi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Melalui sistem ini, masyarakat tidak bisa lagi membeli BBM secara bebas. Setiap transaksi wajib menggunakan QR code yang terhubung dengan data pengguna. Dengan begitu, jumlah pembelian bisa dibatasi dan diawasi secara lebih ketat.

Langkah tersebut bertujuan untuk mencegah penimbunan serta pembelian berlebihan yang dapat memperparah kondisi. Selain itu, pemerintah ingin memastikan distribusi BBM berjalan lebih merata.

Baca Juga :  Trump Desak Negara yang Enggan Bantu Buka Selat Hormuz: “Berjuanglah Sendiri”

Awasi Konsumsi Secara Real-Time

Penggunaan QR code juga memudahkan pemerintah dalam memantau konsumsi BBM secara langsung. Data yang terkumpul bisa digunakan untuk menentukan kebijakan distribusi yang lebih tepat sasaran.

Sebelumnya, kelangkaan BBM sempat memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran masyarakat akan krisis energi yang lebih luas.

Baca Juga :  Respons 5 Negara atas Desakan Donald Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Indonesia Sudah Lebih Dulu Terapkan

Sebagai perbandingan, Indonesia sebenarnya telah lebih dulu menggunakan sistem QR code untuk pembelian BBM subsidi. Namun, penerapannya masih sebatas pendataan dan pengawasan, belum sampai pada pembatasan ketat seperti di Myanmar.

Kesimpulan

Penerapan QR code dalam pembelian BBM menjadi salah satu solusi digital untuk mengatasi krisis energi. Kebijakan ini menunjukkan pentingnya pengawasan distribusi agar pasokan tetap terjaga dan tepat sasaran.

Berita Terkait

Voting DK PBB soal Selat Hormuz Ditunda Hingga Besok
Pemimpin Junta Myanmar Terpilih Jadi Presiden, Militer Kembali Kuasai Pemerintahan
Umrah Hanya untuk Warga Saudi, Jemaah Internasional Wajib Keluar
Saudi Gelar Forum Umrah dan Ziyarah 2026 dengan Layanan Canggih
Sejarah Terbentuknya Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Terbentuk dari Proses Alam
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Investigasi PBB
Kejadian Drone di Rumah Menhan‑Menlu AS: Pentagon Siapkan Perlindungan Lebih Ketat
Harga Bensin di AS Lampaui US$4 per Galon, Warga Keluhkan Biaya Hidup
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:55 WIB

Voting DK PBB soal Selat Hormuz Ditunda Hingga Besok

Jumat, 3 April 2026 - 23:00 WIB

Pemimpin Junta Myanmar Terpilih Jadi Presiden, Militer Kembali Kuasai Pemerintahan

Jumat, 3 April 2026 - 10:00 WIB

Umrah Hanya untuk Warga Saudi, Jemaah Internasional Wajib Keluar

Jumat, 3 April 2026 - 01:00 WIB

Saudi Gelar Forum Umrah dan Ziyarah 2026 dengan Layanan Canggih

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Sejarah Terbentuknya Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Terbentuk dari Proses Alam

Berita Terbaru

Pejabat Muaro Jambi Dirotasi, Dua Sekretaris OPD Dilantik ( dok.JAMBIUPDATE.CO)

Daerah

Pejabat Muaro Jambi Dirotasi, Dua Sekretaris OPD Dilantik

Sabtu, 4 Apr 2026 - 08:00 WIB

Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios

Teknologi

Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios

Sabtu, 4 Apr 2026 - 07:00 WIB

Warganet Soroti Jalan Rusak, Ahmad Luthfi Jadi Sasaran Kritikan

Pemerintahan

Warganet Soroti Jalan Rusak, Ahmad Luthfi Jadi Sasaran Kritikan

Sabtu, 4 Apr 2026 - 05:00 WIB