Jemarionline – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, memberikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas kelancaran Mudik Lebaran 2026. MenPAN-RB menilai keberhasilan ini menunjukkan kehadiran negara dalam melayani masyarakat secara nyata.
Menurut Rini, koordinasi antarinstansi berjalan efektif. Data menunjukkan penurunan angka kecelakaan dan tidak ada kejadian besar selama mudik.
“Pelaksanaan mudik Lebaran dan Operasi Ketupat 2026 relatif lancar, meski mobilitas masyarakat meningkat signifikan,” ujar MenPAN-RB.
Poin Penting Pelayanan Mudik
- Kehadiran negara dirasakan langsung masyarakat di berbagai titik.
- Kolaborasi lintas instansi solid, termasuk Polri, Kemenhub, Pemda, BUMN, dan sektor kesehatan.
- Pelayanan cepat dan ramah, dengan respons darurat yang terintegrasi di rest area.
Strategi Polri dan Teknologi
Polri menggunakan teknologi manajemen arus, seperti one way, contraflow, dan pengaturan berbasis situasi real-time. Strategi ini membantu mengurangi kepadatan di ruas tol utama.
Operasi Ketupat 2026 resmi berakhir pada 25 Maret. Namun pengamanan arus balik tetap dilakukan hingga 29 Maret untuk memastikan perjalanan aman dan nyaman. Keberhasilan ini menunjukkan sinergi efektif antarinstansi dalam menjaga keselamatan masyarakat.









