Jemarionline,Cisarua – Bencana alam berupa longsor yang disertai banjir bandang kembali menelan korban di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga Sabtu (24/1) siang, tujuh orang dilaporkan meninggal dunia, sementara ratusan warga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Kapolsek Cisarua, A. Y. Yogaswara, menjelaskan bahwa bencana terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Sebelum material tanah dan lumpur menuruni perbukitan, warga di Kampung Pasirkuning dan Kampung Pasir Kuda mendengar suara gemuruh keras yang menggetarkan kawasan tersebut.
“Warga sempat mendengar suara gemuruh cukup kuat, kemudian tanah dan lumpur bergerak dari Kampung Pasirkuning ke Kampung Pasir Kuda disertai banjir bandang,” ungkap Yogaswara.
Puluhan rumah di kedua kampung dilaporkan tertimbun lumpur dan material longsor, menyebabkan kerusakan parah pada pemukiman. Kondisi ini membuat banyak warga kehilangan tempat tinggal sementara.
Proses evakuasi melibatkan aparat kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, dan masyarakat setempat yang bergotong royong menangani dampak bencana. Namun, pencarian korban terhambat karena medan berat, tebalnya material longsor, serta potensi hujan yang masih tinggi di wilayah terdampak.
“Kami tetap berupaya maksimal melakukan pencarian sambil memastikan keselamatan petugas di lapangan,” tambah Kapolsek.









