Jemarionline.com, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengimbau sekolah untuk meningkatkan kegiatan fisik bagi siswa. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara belajar dan kesehatan.
Imbauan ini muncul karena aktivitas siswa yang cenderung pasif. Banyak anak kini lebih sering menggunakan perangkat digital dan menghabiskan waktu di depan layar.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menilai kondisi ini perlu diatasi. Jika dibiarkan, kebiasaan tersebut dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental siswa.
Kegiatan fisik dinilai memiliki banyak manfaat. Selain menjaga kebugaran tubuh, aktivitas seperti olahraga dan permainan luar ruangan juga membantu meningkatkan fokus belajar.
Sekolah pun diminta untuk lebih aktif menyediakan ruang gerak bagi siswa. Misalnya dengan menambah jam olahraga atau mengadakan kegiatan di luar kelas.
Tidak hanya itu, kegiatan ekstrakurikuler juga perlu diperkuat. Program ini bisa menjadi cara efektif untuk mendorong siswa lebih aktif bergerak.
Peran guru dan orang tua juga sangat penting. Keduanya diharapkan bisa mendorong anak untuk tidak hanya fokus pada layar, tetapi juga aktif beraktivitas.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap siswa dapat tumbuh lebih sehat. Tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara fisik dan mental.









