Jumlah Korban Longsor di Bandung Barat Berpotensi Bertambah, Tim SAR Perluas Pencarian

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jemarionline – Jumlah korban akibat bencana tanah longsor yang melanda wilayah Bandung Barat, Jawa Barat, berpotensi terus bertambah. Hingga Jumat (24/1/2026), puluhan warga masih dilaporkan hilang dan belum ditemukan oleh tim penyelamat.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan masih melakukan pencarian intensif di lokasi terdampak. Proses evakuasi terkendala kondisi medan yang berat, cuaca yang tidak menentu, serta material longsor yang cukup tebal.

Kepala BPBD setempat menyebutkan bahwa longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari berturut-turut. Akibatnya, struktur tanah menjadi labil dan memicu pergerakan tanah secara tiba-tiba.

Baca Juga :  Polri Bentuk Satgas Haji 2026 untuk Berantas Haji Ilegal

“Jumlah korban masih bersifat sementara. Tidak menutup kemungkinan angka ini bertambah karena masih banyak warga yang dilaporkan belum ditemukan,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Selain korban jiwa, longsor juga menyebabkan puluhan rumah rusak berat, akses jalan terputus, serta memaksa ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah daerah telah membuka posko pengungsian dan menyalurkan bantuan logistik berupa makanan, selimut, serta kebutuhan darurat lainnya.

Baca Juga :  Pemkab Bandung Barat Tunggu Kajian Badan Geologi untuk Relokasi Warga

Pemerintah mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi. Warga juga diminta segera melapor kepada aparat setempat jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah.

Upaya pencarian korban akan terus dilanjutkan hingga seluruh laporan orang hilang dapat dipastikan, dengan harapan masih ada korban yang ditemukan dalam kondisi selamat.

Berita Terkait

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang
Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan
WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027
Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang
Ukir Prestasi Agra Bolsia Atilla SMAN 1 Sungai Penuh Raih Juara 1 Nasional
Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030
Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang
BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:54 WIB

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 September 2026 - 08:46 WIB

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB