Jemarionline.com, Seorang pakar keamanan dari Estonia memperingatkan bahwa Jerman berpotensi menjadi target militer terbuka oleh Rusia dalam konflik dengan NATO.
Direktur Institut Keamanan Internal Akademi Ilmu Keamanan Estonia, Erkki Koort, menilai Jerman merupakan pusat strategis dan logistik utama di Eropa. Karena itu, jika Rusia ingin melemahkan NATO, menyerang Jerman dinilai lebih efektif dibanding negara-negara perbatasan seperti Estonia.
Menurutnya, menyerang wilayah perbatasan NATO tanpa terlebih dahulu melumpuhkan “jantung strategis” tidak akan maksimal. Dalam konteks ini, posisi tersebut dipegang oleh Jerman.
Bukan Sekadar Ancaman Hibrida
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, sudah memperingatkan bahwa Rusia melakukan serangan hibrida terhadap negaranya sejak 2024.
Namun, Koort menilai ancaman ke depan bisa meningkat menjadi serangan militer terbuka, bukan hanya operasi terselubung seperti sabotase atau serangan siber.









