Jakarta Jajaki Olah Air Laut Jadi Air Tawar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD dan Pemprov DKI Jakarta mengkaji desalinasi air laut untuk mengatasi ancaman kekeringan dan krisis air bersih.(ilustrasi poto: istimewa).

DPRD dan Pemprov DKI Jakarta mengkaji desalinasi air laut untuk mengatasi ancaman kekeringan dan krisis air bersih.(ilustrasi poto: istimewa).

Jakarta, jemarionline.com – Ancaman kekeringan meteorologis melanda ibu kota, sehingga pemerintah mematangkan wacana pengolahan air laut Jakarta menjadi air tawar. Oleh karena itu, langkah ini muncul sebagai alternatif solusi untuk menjaga ketersediaan air bersih warga.

Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin meminta pemerintah daerah segera menyiapkan teknologi desalinasi. Selain itu, langkah antisipasi ini sangat penting karena kekeringan berpotensi berlangsung cukup panjang.

BMKG menetapkan status Awas kekeringan meteorologis di lima wilayah Jakarta pada pertengahan September 2026. Wilayah tersebut meliputi Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Sementara itu, Suhud menyebut teknologi desalinasi sebenarnya sudah berjalan di Kepulauan Seribu untuk mengolah air laut. Namun, ia tetap mendorong Pemprov DKI mereplikasi teknologi tersebut ke wilayah daratan Jakarta.

Baca Juga :  Samsung Banjir Promo TV Micro RGB Vision AI, Konsumen Bisa Dapat Galaxy Z Fold 7 Gratis

Pembangunan Infrastruktur Penunjang Menjadi Syarat Utama Desalinasi

Selanjutnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons positif gagasan pemanfaatan air laut untuk kebutuhan warga. Meskipun demikian, Pramono menegaskan bahwa kesiapan teknologi harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur penunjang.

Ia menekankan pentingnya percepatan proyek tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall terlebih dahulu. Sebab, keberadaan tanggul tersebut berfungsi menyediakan pasokan air payau yang siap diolah PAM Jaya.

Di sisi lain, Dosen Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia Mahawan Karuniasa menilai teknologi desalinasi sangat mungkin terwujud. Bahkan, penggunaan teknologi Seawater Reverse Osmosis sudah lazim dipakai di berbagai negara.

Baca Juga :  OPPO Reno10 Pro Plus 5G Unggulkan Kamera Telefoto 64MP

Meski begitu, Mahawan mengingatkan pemerintah untuk tetap memperhitungkan faktor efisiensi biaya serta dampak lingkungan. Jadi, Pemprov DKI sebaiknya menjadikan desalinasi sebagai sumber air pendukung, bukan satu-satunya tumpuan.

Oleh sebab itu, ia menyarankan Jakarta melakukan diversifikasi sumber air seperti penerapan di Singapura dan Perth. Langkah ini menggabungkan desalinasi, air tanah, daur ulang, serta pasokan air dari wilayah hulu.

Sebab, sistem ketahanan air Jakarta sangat bergantung pada kawasan penyangga seperti Bogor, Puncak, dan Cianjur. Dengan demikian, pengelolaan daerah aliran sungai di wilayah hulu tetap menjadi kunci utama.(ar)

Berita Terkait

Enam Pengaturan Keamanan WhatsApp Wajib Aktif demi Cegah Pembajakan Akun
Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur Bawa Baterai Jumbo 6.000 mAh
HP dengan Radiasi Tertinggi dan Cara Aman Menggunakannya
ChatGPT Dikabarkan Bisa Bikin Stiker WhatsApp Langsung
Motorola Moto Pad 70 Resmi, Tablet 5G Baterai 10.200 mAh
Daftar Harga iPhone 17 Pro di Berbagai Negara
ASUS Prime AP304 Resmi Hadir, Casing ATX dengan Kaca Lengkung
9 Aplikasi Pencari Rute Terbaik 2026, Akurat dan Praktis
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 07:57 WIB

Enam Pengaturan Keamanan WhatsApp Wajib Aktif demi Cegah Pembajakan Akun

Rabu, 16 September 2026 - 10:44 WIB

Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur Bawa Baterai Jumbo 6.000 mAh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:00 WIB

HP dengan Radiasi Tertinggi dan Cara Aman Menggunakannya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:00 WIB

ChatGPT Dikabarkan Bisa Bikin Stiker WhatsApp Langsung

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Motorola Moto Pad 70 Resmi, Tablet 5G Baterai 10.200 mAh

Berita Terbaru

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming saat meninjau lokasi pascabencana di Sumatera Utara pada 4 September 2026.(poto: kompas.com).

Hukum

Sidang Sengketa Syarat Gibran Digelar MK Malam Ini

Senin, 21 Sep 2026 - 08:14 WIB

Kasus Febrie Adriansyah bantah kepemilikan emas 74 kg saat pelimpahan tahap dua di Kejari Jakarta Selatan.(poto: kompas.com).

Nasional

Bantah Miliki Emas 74 Kg, Febrie Adriansyah Angkat Bicara

Senin, 21 Sep 2026 - 07:51 WIB