Jabatan ASN Tak Lagi Bisa Sembarangan, Kepala BKN: Harus Sesuai Asta Cita

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jabatan ASN Tak Lagi Bisa Sembarangan, Kepala BKN: Harus Sesuai Asta Cita

Jabatan ASN Tak Lagi Bisa Sembarangan, Kepala BKN: Harus Sesuai Asta Cita

Jakarta – Pengisian jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) kini ditegaskan tidak lagi bisa dilakukan secara sembarangan. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menekankan bahwa setiap penempatan jabatan harus selaras dengan arah pembangunan nasional atau Asta Cita.

Dalam keterangannya kepada CNBC Indonesia, Zudan menyampaikan bahwa pengelolaan jabatan ASN harus berbasis sistem merit dan manajemen talenta. Artinya, promosi maupun mutasi jabatan wajib mempertimbangkan kompetensi, kinerja, serta kebutuhan organisasi, bukan faktor kedekatan pribadi atau pertimbangan non-profesional lainnya.

Penempatan ASN Harus Strategis

Menurut Zudan, ASN merupakan motor penggerak birokrasi yang berperan penting dalam mewujudkan visi pembangunan pemerintah. Karena itu, penempatan jabatan harus dirancang untuk mendukung target strategis nasional.

Baca Juga :  Ganjil Genap Kembali Diberlakukan di Jakarta Hari Ini: Aturan, Lokasi, dan Tips Berkendara

Ia menegaskan bahwa setiap instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah, wajib memastikan jabatan yang diisi benar-benar sesuai dengan kapasitas dan keahlian pegawai. Pendekatan ini juga menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi yang berkelanjutan.

“ASN harus ditempatkan berdasarkan kompetensi dan kebutuhan organisasi agar mampu mendukung pencapaian program prioritas pemerintah,” tegasnya.

Perkuat Sistem Merit dan Manajemen Talenta

BKN terus mendorong penerapan sistem merit secara konsisten di seluruh instansi. Sistem ini menitikberatkan pada profesionalisme, transparansi, serta objektivitas dalam pengelolaan karier ASN.

Melalui manajemen talenta, setiap ASN dipetakan berdasarkan potensi dan kinerjanya. Dengan demikian, pengisian jabatan tidak lagi sekadar formalitas administratif, tetapi menjadi bagian dari strategi pembangunan nasional.

Baca Juga :  Jumlah Korban Longsor di Bandung Barat Berpotensi Bertambah, Tim SAR Perluas Pencarian

Langkah ini juga diharapkan dapat meminimalkan praktik penempatan jabatan yang tidak sesuai kompetensi, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dukung Arah Pembangunan Nasional

Penyesuaian jabatan ASN dengan Asta Cita menjadi kunci agar birokrasi bergerak seirama dengan visi dan misi pemerintah. Dengan tata kelola yang lebih profesional, ASN diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, serta pelayanan publik yang optimal.

Reformasi pengelolaan jabatan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun birokrasi yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Berita Terkait

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis
Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla
KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten
Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul
Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK
Daftar 10 Jenderal Bintang Empat TNI Polri Aktif Era Prabowo
Skema Pensiun ASN 2027 Berubah Langsung Masuk Rekening, PT Taspen Nyatakan Kesiapan Penuh
Menkop Pastikan Penyaluran Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih Mulai Direalisasikan Tahun Ini
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:02 WIB

KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK

Berita Terbaru

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB

Polres OKU Selatan menetapkan tersangka kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua, Sumsel, Sabtu (24/10/2026).(poto: kompas.com).

Hukum

Napi Tewas di Lapas Muaradua, Polisi Jerat Empat Tersangka

Minggu, 25 Okt 2026 - 08:09 WIB

ilustrasi visual yang menggambarkan situasi di mana akses agen AI yang tidak sah terdeteksi dan diblokir pada aplikasi perbankan.(poto: AI).

Internasional

Bank AS Blokir Agen AI Usai Bobol Rekening Nasabah

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:55 WIB