Jemarionline — Indonesia dan Arab Saudi menandatangani kesepakatan investasi USD 27 miliar. Kesepakatan ini fokus pada sektor kesehatan, farmasi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Investasi ini diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan membuka lapangan kerja baru. Kesepakatan ditandatangani dalam pertemuan bilateral di Istana Al‑Salam, Jeddah.
Fokus Investasi
-
Teknologi Kesehatan
-
Peningkatan layanan medis untuk jamaah haji dan umrah.
-
Modernisasi fasilitas kesehatan.
-
-
Farmasi & Vaksin
-
Pembangunan pabrik vaksin dan farmasi strategis.
-
Dukungan untuk industri kesehatan nasional.
-
-
Pengembangan SDM
-
Pelatihan tenaga kerja sektor kesehatan dan teknologi medis.
-
Peningkatan keterampilan sesuai kebutuhan industri masa depan.
-
Pihak kedua negara menekankan kerja sama ini sebagai bagian dari strategi menguatkan posisi Indonesia sebagai tujuan investasi internasional. Investor menilai langkah ini positif karena Indonesia menunjukkan stabilitas politik dan ekonomi.
Kesepakatan ini juga diharapkan meningkatkan kerja sama layanan kesehatan haji dan umrah, sehingga kualitas pelayanan bagi jamaah Indonesia lebih baik.
Para ekonom menilai investasi ini sebagai sinyal kuat pasar global. Indonesia semakin diperhitungkan sebagai destinasi investasi utama, khususnya di sektor kesehatan dan teknologi strategis.
Kesimpulan:
Kesepakatan investasi USD 27 miliar menandai tonggak penting hubungan bilateral Indonesia-Arab Saudi. Fokus pada teknologi kesehatan, farmasi, dan SDM akan mendorong pertumbuhan ekonomi, peluang kerja baru, dan posisi Indonesia di kancah investasi global pada 2026.









