Jemarionline.com – Pemerintah India kembali memperkuat sistem pertahanan udaranya dengan menyetujui pembelian tambahan sistem rudal jarak jauh S-400 dari Rusia. Keputusan ini diambil melalui Dewan Pengadaan Pertahanan (Defence Acquisition Council/DAC) yang dipimpin Menteri Pertahanan India, Rajnath Singh.
Langkah tersebut menunjukkan sikap tegas New Delhi yang tetap melanjutkan kerja sama militer dengan Moskow, meski mendapat tekanan dan ancaman sanksi dari Amerika Serikat.
Perkuat Pertahanan Udara Nasional
Sistem S-400 dikenal sebagai salah satu sistem pertahanan udara paling canggih di dunia. Sistem ini mampu mendeteksi dan menghancurkan berbagai ancaman udara seperti pesawat tempur, drone, hingga rudal balistik dari jarak jauh.
Pemerintah India menyebut tambahan pembelian ini bertujuan untuk melindungi wilayah strategis dari potensi serangan udara musuh, sekaligus meningkatkan kemampuan Angkatan Udara India (IAF).
Masih Tahap Awal Kontrak
Meski telah disetujui, jumlah unit tambahan yang akan dibeli belum diumumkan secara resmi. Setelah persetujuan ini, proses akan berlanjut ke tahap negosiasi harga sebelum kontrak final ditandatangani.
Bagian dari Modernisasi Militer Besar
Keputusan ini merupakan bagian dari program modernisasi militer India yang sedang berlangsung. Dalam waktu dekat, India juga menyetujui berbagai pembelian alutsista lain senilai miliaran dolar, termasuk pesawat dan sistem persenjataan lainnya.
Selain itu, India memang terus berupaya memperkuat pertahanan udaranya di tengah meningkatnya tensi regional, terutama dengan negara-negara tetangga seperti China dan Pakistan.
Hubungan India–Rusia Tetap Kuat
Meski mendapat tekanan dari Barat, India tetap mempertahankan hubungan strategis dengan Rusia dalam sektor pertahanan. Sistem S-400 sendiri menjadi salah satu tulang punggung pertahanan udara India dan telah terbukti efektif dalam berbagai operasi militer.









