Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik, Bahlil: Ikuti Mekanisme Pasar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Jemarionline .com – Harga beberapa jenis BBM nonsubsidi kembali naik. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, langsung menjelaskan alasan di balik kenaikan tersebut.

Bahlil menegaskan bahwa pemerintah memang membiarkan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar. Artinya, perubahan harga sangat bergantung pada kondisi minyak dunia.

Kenaikan ini menyasar sejumlah produk seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Ketiga jenis BBM itu mengalami lonjakan harga yang cukup terasa dibandingkan sebelumnya.

Di sisi lain, pemerintah tetap menjaga harga BBM yang banyak digunakan masyarakat. Pertalite masih bertahan di Rp10.000 per liter, sementara Biosolar tetap di Rp6.800 per liter. Harga Pertamax juga belum berubah.

Baca Juga :  Harga BBM 16 April 2026 Tetap Stabil, Ini Daftar Terbaru di SPBU Seluruh Indonesia

Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah sengaja membedakan perlakuan antara BBM subsidi dan nonsubsidi. Pemerintah mengatur harga BBM subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat. Sementara itu, pelaku usaha menentukan harga BBM nonsubsidi berdasarkan pergerakan pasar global.

Ia juga menyoroti karakteristik BBM dengan spesifikasi tinggi. Pertamax Turbo, misalnya, menyasar kendaraan dengan kebutuhan performa lebih tinggi. Hal yang sama berlaku untuk Dexlite dan Pertamina Dex.

Baca Juga :  Harga Cabai Diprediksi Turun pada Minggu Ketiga Ramadan, Ini Penyebabnya

Menurut Bahlil, konsumen BBM jenis tersebut umumnya tidak bergantung pada subsidi pemerintah. Karena itu, harga produk tersebut menyesuaikan kondisi pasar tanpa intervensi langsung.

Kondisi pasar minyak dunia saat ini memang bergerak tidak stabil. Perubahan harga global langsung memengaruhi harga BBM nonsubsidi di dalam negeri.

Meski begitu, pemerintah tetap fokus menjaga stabilitas BBM subsidi. Langkah ini bertujuan agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan energi sehari-hari tanpa tekanan harga yang berlebihan.

Berita Terkait

Harga Pertamax Turbo Naik Selaras Harga Minyak Dunia, Ini Dampaknya
IRT Situbondo Hidroponik Hasilkan Rp 2 Juta/Bulan
Ratusan Ternak dari Australia Tiba, Perkuat Ketahanan Pangan
Harga BBM 16 April 2026 Tetap Stabil, Ini Daftar Terbaru di SPBU Seluruh Indonesia
Dana Asing Diprediksi Segera Masuk ke Indonesia Usai Pertemuan IMF-World Bank
Distribusi Ternak NTB 2026 Makin Lancar, Ini Rahasia di Baliknya!
OJK Perkuat Peran Pesantren Lewat FEBIS dan SAKINAH
Rupiah Terperosok ke Level Rp 17.127, Efek Eskalasi Global dan Lemahnya Fundamental
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:00 WIB

Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik, Bahlil: Ikuti Mekanisme Pasar

Sabtu, 18 April 2026 - 13:33 WIB

Harga Pertamax Turbo Naik Selaras Harga Minyak Dunia, Ini Dampaknya

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00 WIB

IRT Situbondo Hidroponik Hasilkan Rp 2 Juta/Bulan

Kamis, 16 April 2026 - 23:00 WIB

Ratusan Ternak dari Australia Tiba, Perkuat Ketahanan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 19:00 WIB

Harga BBM 16 April 2026 Tetap Stabil, Ini Daftar Terbaru di SPBU Seluruh Indonesia

Berita Terbaru