Google Investasi Rp 1,3 Triliun ke A24, Perkuat Pengembangan AI untuk Industri Film

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perusahaan induk Google, Alphabet Inc (GOOG, GOOGL) resmi menggeser posisi Apple (AAPL) sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di dunia.( poto : kompas.com )

Perusahaan induk Google, Alphabet Inc (GOOG, GOOGL) resmi menggeser posisi Apple (AAPL) sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di dunia.( poto : kompas.com )

Jakarta, jemarionline.com – Google investasi A24 AI menjadi langkah terbaru Google dalam memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan di industri perfilman.

Perusahaan teknologi itu mengalokasikan sekitar 75 juta dollar AS atau sekitar Rp1,3 triliun kepada studio film independen A24 melalui kerja sama riset bersama Google DeepMind.

Investasi tersebut bukan putaran pendanaan bagi A24. Google dan A24 memilih membangun kemitraan riset untuk menciptakan teknologi AI yang mendukung proses kreatif para pembuat film.

Google DeepMind menyebut kolaborasi ini sebagai kemitraan riset pertama yang mempertemukan laboratorium AI dengan studio film independen. Kedua pihak akan menjalankan berbagai proyek riset dan pengembangan dalam jangka panjang.

Program tersebut berfokus pada pengembangan alat kreatif berbasis AI. Teknologi itu diharapkan membantu sineas menyusun alur kerja yang lebih efisien sekaligus membuka teknik produksi baru.

Google ingin menghadirkan AI yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri film. Karena itu, perusahaan melibatkan para pembuat film sejak awal proses pengembangan teknologi.

Baca Juga :  HP Penuh Tapi Aplikasi Tak Bisa Dihapus? Ini Cara Atasinya

Kolaborasi ini juga memberi ruang bagi sineas untuk menguji berbagai fitur AI secara langsung. Pengalaman mereka akan menjadi dasar penyempurnaan teknologi berikutnya.

DeepMind Libatkan Sineas Sejak Tahap Awal Pengembangan

Co-founder dan CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, menilai kolaborasi dengan A24 akan memperkuat pengembangan teknologi AI untuk industri kreatif. Menurutnya, keterlibatan sineas akan membuat teknologi berkembang sesuai kebutuhan lapangan.

Demis mengatakan Google ingin membangun fitur AI yang mendukung para seniman dalam menghasilkan cerita yang autentik dan bermakna. Google juga ingin memastikan teknologi tersebut menjadi alat pendukung bagi proses kreatif.

Melalui pendekatan itu, Google dapat memahami tantangan yang dihadapi pembuat film selama produksi. Pemahaman tersebut akan membantu tim pengembang menciptakan fitur yang lebih relevan.

Google berharap kerja sama ini mampu melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi industri perfilman. Perusahaan juga ingin memperluas penerapan AI tanpa mengurangi peran kreatif para sineas.

Baca Juga :  Teknologi AI di 2026: Transformasi Digital yang Mengubah Cara Hidup Kita

Google Belum Umumkan Proyek Perdana Bersama A24

Google belum mengungkap proyek pertama dalam kemitraan tersebut. Namun, perusahaan memastikan setiap proyek akan memberi kesempatan kepada sineas untuk mencoba teknologi AI secara langsung.

Para pembuat film nantinya dapat menyampaikan masukan selama proses pengembangan. Google akan menggunakan masukan tersebut untuk meningkatkan kemampuan berbagai fitur AI.

Sebelumnya, Google juga bekerja sama dengan Primordial Soup, perusahaan milik sutradara Darren Aronofsky. Kolaborasi itu memberi akses terhadap berbagai alat AI untuk mendukung eksperimen pembuatan film.

Selain itu, Google juga rutin mendukung sejumlah proyek film yang mengangkat tema kecerdasan buatan. Langkah tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendorong inovasi teknologi di industri hiburan.

Kemitraan Google, DeepMind, dan A24 membuka peluang baru bagi perkembangan AI di dunia perfilman. Kolaborasi itu menggabungkan kemampuan teknologi dan pengalaman sineas agar proses produksi film terus berkembang.(ar)

Berita Terkait

Cara Mengirim Video Berukuran Besar Lewat WhatsApp dengan Mudah
Vivo X300 Ultra Kantongi Sertifikasi Resmi Komdigi dan Segera Masuk Pasar Indonesia
Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI
Penyebab Tagihan Listrik Melonjak Meski Pemakaian Minim dan Solusinya
Hindari Jebakan Skimmer di Gerai ATM, Regulator Beberkan Trik Amankan PIN
Microsoft Ungkap Hacker Kian Mahir Pakai AI Kalahkan Polisi Siber
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Baterai 5.700mAh dan Pengisian 60W Lebih Cepat
Google Akui Masalah Aplikasi Android di Laptop Intel x86
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:51 WIB

Cara Mengirim Video Berukuran Besar Lewat WhatsApp dengan Mudah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Vivo X300 Ultra Kantongi Sertifikasi Resmi Komdigi dan Segera Masuk Pasar Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Hindari Jebakan Skimmer di Gerai ATM, Regulator Beberkan Trik Amankan PIN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Microsoft Ungkap Hacker Kian Mahir Pakai AI Kalahkan Polisi Siber

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB