Gara-gara AI, Banyak Gen Z Pilih Jadi Tukang Ketimbang Kuliah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gara-gara AI, Banyak Gen Z Pilih Jadi Tukang Ketimbang Kuliah

Gara-gara AI, Banyak Gen Z Pilih Jadi Tukang Ketimbang Kuliah

Jakarta – Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah cara generasi Z memandang pendidikan dan karier. Kini, banyak di antara mereka lebih memilih pekerjaan keterampilan atau menjadi tukang daripada melanjutkan kuliah.

Kuliah Tidak Lagi Menjadi Pilihan Utama

Banyak Gen Z merasa biaya kuliah terlalu tinggi dan gelar sarjana tidak selalu relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Kekhawatiran lain muncul karena AI berpotensi menggantikan pekerjaan yang berbasis gelar, sehingga kuliah dianggap kurang menjamin masa depan.

Jalur Karier Alternatif Semakin Menarik

Sebagai solusi, generasi muda mulai memilih jalur kejuruan, magang, atau pekerjaan teknis. Profesi seperti tukang listrik, tukang ledeng, atau teknisi kini lebih diminati karena dianggap stabil dan memiliki peluang kerja tinggi, terutama di sektor infrastruktur dan teknologi.

Baca Juga :  Harga HP Terancam Naik karena AI, Samsung Andalkan Rantai Pasok dan Dukungan Jangka Panjang

Kekhawatiran AI Mengubah Pasar Kerja

Survei menunjukkan sebagian Gen Z percaya pekerjaan berbasis gelar mudah digantikan AI. Oleh karena itu, mereka lebih tertarik ke pekerjaan yang sulit digantikan mesin, sehingga prospeknya lebih aman.

Magang dan Pelatihan Jadi Pilihan Populer

Program magang dan pelatihan yang dibayar juga semakin diminati. Dengan jalur ini, generasi muda bisa mendapatkan pengalaman dan penghasilan lebih cepat dibandingkan menempuh pendidikan formal selama bertahun-tahun.

Baca Juga :  Gen Z Menggunakan Google Search dengan AI, Pola Pencarian Berubah Drastis

Tren Global

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Di berbagai negara, banyak Gen Z mempertimbangkan tidak melanjutkan kuliah karena biaya tinggi dan prospek kerja yang tidak pasti. Jalur karier alternatif kini dianggap lebih praktis dan relevan.

Kesimpulan
AI dan perubahan pasar kerja membuat Gen Z menilai ulang nilai pendidikan tinggi. Pelatihan keterampilan langsung, program kejuruan, dan magang kini menjadi jalan lebih cepat dan efektif menuju pekerjaan dan penghasilan.

Berita Terkait

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat Pakai Kartu Kredit BRI
Kronologi Insiden AI OpenAI yang Menembus Sistem Hugging Face
5 HP RAM Besar Harga Pelajar, Cocok untuk Belajar dan Gaming
5 Laptop Terbaik untuk Kuliah, Tak Perlu Beli yang Mahal
Review Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Andalan Kerja dan Bisnis
5 Rekomendasi Kulkas Inverter 2 Pintu Termurah, Hemat Listrik, Senyap, dan Awet
Cara Cek Usia HP Android dan iPhone dengan Mudah, Ketahui Masa Pakai Perangkat
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 07:00 WIB

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Juli 2026 - 06:00 WIB

Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat Pakai Kartu Kredit BRI

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:00 WIB

Kronologi Insiden AI OpenAI yang Menembus Sistem Hugging Face

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:00 WIB

5 HP RAM Besar Harga Pelajar, Cocok untuk Belajar dan Gaming

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:00 WIB

5 Laptop Terbaik untuk Kuliah, Tak Perlu Beli yang Mahal

Berita Terbaru

Pendapatan Kota Jambi Naik Rp23,4 Miliar, Maulana Sampaikan Rancangan APBD Perubahan 2026.(poto: jambiprima.com).

Pemerintahan

Pemkot Jambi Usul Kenaikan APBD 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 22:00 WIB