Gara-gara AI, Banyak Gen Z Pilih Jadi Tukang Ketimbang Kuliah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gara-gara AI, Banyak Gen Z Pilih Jadi Tukang Ketimbang Kuliah

Gara-gara AI, Banyak Gen Z Pilih Jadi Tukang Ketimbang Kuliah

Jakarta – Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah cara generasi Z memandang pendidikan dan karier. Kini, banyak di antara mereka lebih memilih pekerjaan keterampilan atau menjadi tukang daripada melanjutkan kuliah.

Kuliah Tidak Lagi Menjadi Pilihan Utama

Banyak Gen Z merasa biaya kuliah terlalu tinggi dan gelar sarjana tidak selalu relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Kekhawatiran lain muncul karena AI berpotensi menggantikan pekerjaan yang berbasis gelar, sehingga kuliah dianggap kurang menjamin masa depan.

Jalur Karier Alternatif Semakin Menarik

Sebagai solusi, generasi muda mulai memilih jalur kejuruan, magang, atau pekerjaan teknis. Profesi seperti tukang listrik, tukang ledeng, atau teknisi kini lebih diminati karena dianggap stabil dan memiliki peluang kerja tinggi, terutama di sektor infrastruktur dan teknologi.

Baca Juga :  DeepSeek Guncang Industri AI, Harga API Dipangkas Permanen hingga 75%

Kekhawatiran AI Mengubah Pasar Kerja

Survei menunjukkan sebagian Gen Z percaya pekerjaan berbasis gelar mudah digantikan AI. Oleh karena itu, mereka lebih tertarik ke pekerjaan yang sulit digantikan mesin, sehingga prospeknya lebih aman.

Magang dan Pelatihan Jadi Pilihan Populer

Program magang dan pelatihan yang dibayar juga semakin diminati. Dengan jalur ini, generasi muda bisa mendapatkan pengalaman dan penghasilan lebih cepat dibandingkan menempuh pendidikan formal selama bertahun-tahun.

Baca Juga :  Insinyur Rusia Kembangkan Teknologi Baru Penangkal Rudal Pencari Panas

Tren Global

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Di berbagai negara, banyak Gen Z mempertimbangkan tidak melanjutkan kuliah karena biaya tinggi dan prospek kerja yang tidak pasti. Jalur karier alternatif kini dianggap lebih praktis dan relevan.

Kesimpulan
AI dan perubahan pasar kerja membuat Gen Z menilai ulang nilai pendidikan tinggi. Pelatihan keterampilan langsung, program kejuruan, dan magang kini menjadi jalan lebih cepat dan efektif menuju pekerjaan dan penghasilan.

Berita Terkait

Siri AI Berbayar? Ini Bocoran Biaya Langganan dari Mark Gurman
Intel Kenalkan Project Firefly, Strategi Baru Bikin Laptop Murah
Waze Hadirkan Fitur Lampu Lalu Lintas, Navigasi Makin Lengkap
Cisco IQ Bantu Perusahaan Bangun Ketahanan Jangka Panjang Hadapi Ancaman Siber
WhatsApp, Instagram, dan Facebook Error Malam Ini, Meta Ungkap Penyebabnya
Huawei MatePad Mini Segera Meluncur di Indonesia, Usung Desain Super Tipis dan Ringan
Cara Update iOS 27 Beta di iPhone, Simak Langkah-Langkahnya Sebelum Mencoba
Xbox Hadapi PHK Massal Juli 2026, CEO Akui Pendapatan dan Laba Terus Menurun
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 07:00 WIB

Intel Kenalkan Project Firefly, Strategi Baru Bikin Laptop Murah

Senin, 15 Juni 2026 - 06:00 WIB

Waze Hadirkan Fitur Lampu Lalu Lintas, Navigasi Makin Lengkap

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:00 WIB

Cisco IQ Bantu Perusahaan Bangun Ketahanan Jangka Panjang Hadapi Ancaman Siber

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:00 WIB

WhatsApp, Instagram, dan Facebook Error Malam Ini, Meta Ungkap Penyebabnya

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:00 WIB

Huawei MatePad Mini Segera Meluncur di Indonesia, Usung Desain Super Tipis dan Ringan

Berita Terbaru