Jemarionline,Kebumen – Tragedi terjadi dalam proses penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bernama Muhammad Faik meninggal dunia saat menjalankan tugas evakuasi terhadap warga yang diduga mengalami gangguan jiwa, Senin (2/1) siang.
Peristiwa tersebut berlangsung di Dukuh Krajan, Desa Krakal, Kecamatan Alian, sekitar pukul 14.00 WIB. Muhammad Faik tergabung dalam tim gabungan lintas sektor yang melibatkan Puskesmas Alian, Polsek Alian, Koramil Alian, Satpol PP Kabupaten Kebumen, serta aparat pemerintah desa setempat.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengetahui secara utuh rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, Tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen mengamankan sejumlah senjata tajam yang diduga digunakan saat insiden, di antaranya sabit, pisau daging, dan linggis. Barang bukti tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Insiden bermula saat petugas berupaya mengamankan seorang warga bernama Ruwadi untuk dibawa menggunakan ambulans agar mendapat penanganan medis. Namun, yang bersangkutan melakukan perlawanan dan menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Dalam situasi tersebut, korban terkena sabetan sabit di bagian leher sebelah kiri.
Muhammad Faik sempat dilarikan ke Puskesmas Alian sebelum dirujuk ke RSUD dr. Soedirman Kebumen. Meski telah mendapatkan perawatan medis intensif, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar 30 menit setelah penanganan akibat luka parah yang dialaminya.









