Nanik S Deyang Hadiri Istana Jelang Pelantikan Kepala BGN Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nanik S Deyang sesaat setelah turun dari kendaraan untuk mengikuti prosesi pelantikan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/6/2026).( poto :  kabarin )

Nanik S Deyang sesaat setelah turun dari kendaraan untuk mengikuti prosesi pelantikan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/6/2026).( poto : kabarin )

Jakarta, jemarionline.com – Nanik S Deyang menghadiri proses pelantikan Kepala BGN baru setelah ia terlihat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (8/6) sore.

Kehadirannya langsung menyedot perhatian karena Presiden Prabowo Subianto menugaskannya untuk memimpin Badan Gizi Nasional (BGN) dalam struktur baru.

Nanik tiba sekitar pukul 14.51 WIB. Ia mengenakan kebaya biru muda, selendang, dan kerudung hitam saat memasuki area Istana Kepresidenan.

Dapat Panggilan Langsung dari Istana

Nanik mengungkapkan bahwa Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menghubunginya secara langsung sebelum ia datang ke Istana. Panggilan itu meminta dirinya hadir dalam agenda resmi pemerintah.

“Tadi (dihubungi Seskab Teddy),” kata Nanik.

Ia memilih tidak memberi banyak penjelasan soal jabatan barunya. Nanik menegaskan bahwa proses pelantikan belum berlangsung.

“Nanti kan belum dilantik,” ujarnya.

Pejabat Baru BGN Turut Hadir

Selain Nanik, dua pejabat lain juga hadir di Istana untuk mengikuti rangkaian pelantikan. Mereka adalah Agustina Arumsari dan Mayjen TNI (Purn) Trenggono yang akan mengisi posisi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.

Baca Juga :  Bahlil Lapor Prabowo, Stok BBM Aman di Tengah Perang AS vs Iran

Trenggono tiba lebih dulu sekitar pukul 15.13 WIB. Ia mengenakan jas hitam, dasi biru, dan kopiah hitam. Tidak lama kemudian, Agustina Arumsari menyusul dengan kebaya biru muda.

Sebelumnya, Agustina menjabat Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sementara Trenggono sebelumnya menjabat Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.

Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan besar di tubuh Badan Gizi Nasional setelah mengevaluasi kinerja lembaga tersebut. Ia mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN pada 2 Juni.

Pada waktu yang sama, pemerintah juga memberhentikan dua Wakil Kepala BGN, yaitu Lodewijk Pusung dan Sony Sonjaya. Setelah itu, Presiden menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.

Baca Juga :  Pemerintah Perkuat Koordinasi Nasional Hadapi Dampak Cuaca Ekstrem Awal 2026

Pemerintah kemudian menetapkan Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN untuk mendampingi kepemimpinan baru tersebut.

Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Perubahan struktur ini berkaitan dengan evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah menilai program prioritas tersebut perlu penguatan dalam pelaksanaan di lapangan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pemerintah menjalankan monitoring rutin selama sekitar satu setengah tahun sebelum mengambil keputusan perubahan kepemimpinan.

Di tengah perubahan struktur, Kejaksaan Agung tetap melanjutkan proses hukum terkait dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis.

Pada 3 Juni, Kejaksaan Agung menetapkan sejumlah pihak, termasuk pejabat terkait, sebagai tersangka dalam dugaan korupsi tata kelola program MBG tahun anggaran 2025–2026.

Perubahan kepemimpinan di BGN kini menjadi sorotan karena terjadi bersamaan dengan proses hukum yang masih berjalan serta evaluasi terhadap program prioritas pemerintah.(ar)

Berita Terkait

Kapolri Buka Peluang Sipil Isi Jabatan Polri Nonoperasional
Kemlu Ungkap Korban Penusukan Sesama WNI di Jepang Berstatus Pekerja Migran
Tarif Listrik PLN 2026: Rincian Lengkap 8–14 Juni dan Simulasi Token Rp50.000
Amran Sebut Negara Eksportir Beras Kecewa RI Hentikan Impor Beras
Pungli Imigrasi Rp366 M Terbongkar, Dana Ditampung di Rekening OB dan Cleaning Service
Kementerian PU Rampungkan 222 Gedung SPPG di 30 Provinsi, Perluas Layanan Makan Bergizi Gratis
Denda Tilang Operasi Patuh 2026, Pelanggar Bisa Kena Denda hingga Rp 3 Juta
USDT vs Dolar AS untuk Lindung Nilai Rupiah: Ini Perbedaan Risiko dan Strateginya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 18:00 WIB

Nanik S Deyang Hadiri Istana Jelang Pelantikan Kepala BGN Baru

Senin, 8 Juni 2026 - 10:50 WIB

Kapolri Buka Peluang Sipil Isi Jabatan Polri Nonoperasional

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

Kemlu Ungkap Korban Penusukan Sesama WNI di Jepang Berstatus Pekerja Migran

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:00 WIB

Tarif Listrik PLN 2026: Rincian Lengkap 8–14 Juni dan Simulasi Token Rp50.000

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:10 WIB

Amran Sebut Negara Eksportir Beras Kecewa RI Hentikan Impor Beras

Berita Terbaru