Stupa dan Batuan Candi Ditemukan di Boyolali, Jejak Permukiman Kuno Terungkap

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penemuan stupa candi boyolali di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali.( Poto : kompas.com )

Penemuan stupa candi boyolali di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali.( Poto : kompas.com )

Boyolali, jemarionline.com – Penemuan stupa candi boyolali di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali, langsung menarik perhatian setelah warga menemukan sejumlah benda yang diduga cagar budaya di beberapa titik desa.

Tim dari Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Tengah Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Tengah datang ke lokasi untuk memeriksa temuan tersebut dan melakukan pendataan awal.

Warga menemukan stupa, prasada, dan batuan candi yang tersebar di empat titik berbeda di Desa Nepen. Temuan ini muncul saat aktivitas warga berlangsung di sekitar kebun, pekarangan, hingga area wisata air.

Temuan Tersebar di Empat Titik

Di pekarangan Sopan Prasetyo, warga menemukan prasada dan stupa dengan motif sulur-suluran yang masih terlihat jelas di permukaan batu.

Di lokasi kedua yang tidak jauh dari titik pertama, warga juga menemukan prasada di area kebun sekitar rumah penduduk.

Baca Juga :  Kejagung Geledah Puluhan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Ekspor CPO

Temuan berlanjut di area pemakaman umum. Warga melihat sebuah stupa saat beraktivitas di sekitar lokasi tersebut.

Di titik terakhir, kawasan objek wisata air, warga menemukan batuan yang diduga bagian dari struktur candi kuno.

Jejak Hindu-Buddha Mulai Terlihat

Pamong Budaya Ahli Muda, Wardiyah, menjelaskan bahwa bentuk temuan menunjukkan ciri peninggalan masa Hindu-Buddha.

Ia menegaskan bahwa stupa pada masa lalu di gunakan sebagai bagian dari tempat peribadatan.

“Stupa itu simbol peribadatan. Dari bentuknya terlihat unsur jubah, mangkuk, dan tongkat,” kata Wardiyah.

Ia juga menyebut prasada yang di temukan memiliki gaya arsitektur khas masa klasik di Jawa.

Dugaan Permukiman Kuno Menguat

Dari pola sebaran temuan, tim menduga kuat Desa Nepen pernah menjadi wilayah permukiman pada masa Hindu-Buddha.

Wardiyah menjelaskan bahwa pihaknya masih meneliti lebih jauh untuk memahami kondisi masyarakat saat itu.

Baca Juga :  Pemkot Manado Wajibkan Aktivasi IKD untuk Akses Bansos

“Kami belum bisa memastikan struktur sosialnya, tetapi jelas ada aktivitas budaya dan keagamaan di kawasan ini,” ujarnya.

Tim mencatat hampir lima titik temuan dalam satu desa, yang memperkuat dugaan adanya aktivitas manusia di masa lampau.

Warga Diminta Segera Lapor Temuan Baru

Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Tengah meminta warga melapor jika menemukan benda serupa saat bekerja di ladang atau membangun rumah.

Wardiyah juga mengingatkan warga agar tidak memindahkan benda tersebut sebelum tim ahli datang.

“Kalau menemukan saat mengolah tanah atau bangun rumah, segera laporkan ke kami atau aparat desa,” katanya.

Langkah ini penting untuk menjaga benda bersejarah tetap utuh dan bisa di teliti lebih lanjut.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa Desa Nepen menyimpan jejak peradaban Hindu-Buddha yang cukup kuat di wilayah Boyolali.(ar)

Berita Terkait

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis
Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla
KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten
Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul
Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK
Daftar 10 Jenderal Bintang Empat TNI Polri Aktif Era Prabowo
Skema Pensiun ASN 2027 Berubah Langsung Masuk Rekening, PT Taspen Nyatakan Kesiapan Penuh
Menkop Pastikan Penyaluran Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih Mulai Direalisasikan Tahun Ini
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:02 WIB

KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK

Berita Terbaru

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB

Polres OKU Selatan menetapkan tersangka kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua, Sumsel, Sabtu (24/10/2026).(poto: kompas.com).

Hukum

Napi Tewas di Lapas Muaradua, Polisi Jerat Empat Tersangka

Minggu, 25 Okt 2026 - 08:09 WIB

ilustrasi visual yang menggambarkan situasi di mana akses agen AI yang tidak sah terdeteksi dan diblokir pada aplikasi perbankan.(poto: AI).

Internasional

Bank AS Blokir Agen AI Usai Bobol Rekening Nasabah

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:55 WIB