Jambi, jemarionline.com – Universitas Jambi (Universitas Jambi) menggelar Dies Natalis ke-63 sekaligus Wisuda ke-123 di Balairung UNJA, Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi, pada Selasa (19/05/2026) pagi.
Acara ini berlangsung khidmat. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, dan keluarga wisudawan.
Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan akademik. Sebaliknya, acara ini juga menegaskan peran kampus dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Jambi.
Pemerintah Tekankan Peran Strategis Perguruan Tinggi
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis. Kampus, menurutnya, harus mampu mencetak generasi unggul.
Terutama, generasi yang siap menghadapi tantangan era digital.
Selain itu, ia menilai kampus harus aktif melahirkan inovasi. Tidak hanya itu, perguruan tinggi juga perlu menghasilkan solusi untuk masyarakat.
Dengan demikian, hasil pendidikan tidak berhenti di ruang kelas saja.
Lebih lanjut, ia mendorong adanya kolaborasi yang lebih kuat. Kampus, pemerintah, dan dunia usaha perlu bekerja sama.
Oleh karena itu, hasil riset dapat langsung memberi manfaat bagi masyarakat.
Wisuda Jadi Awal Pengabdian Lulusan
Rektor Universitas Jambi Helmi menyampaikan bahwa UNJA meluluskan 1.057 wisudawan. Mereka berasal dari berbagai fakultas dan program studi.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa wisuda bukan akhir perjalanan. Justru, wisuda menjadi awal pengabdian para lulusan. Karena itu, ia meminta alumni terus belajar dan beradaptasi.
Selain itu, UNJA terus meningkatkan kualitas pendidikan. Kampus memperkuat kurikulum. Kemudian, kampus juga meningkatkan kualitas dosen.
Dengan cara ini, lulusan diharapkan semakin kompetitif.
Kontribusi UNJA terhadap IPM Jambi
Pemerintah Provinsi Jambi mengapresiasi kontribusi Universitas Jambi. Apalagi, kontribusi tersebut berdampak pada peningkatan kualitas SDM daerah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jambi tahun 2025 mencapai 75,13. Angka ini naik 0,77 poin dibanding tahun sebelumnya.
Selain itu, Wakil Gubernur menilai peningkatan ini terjadi karena kerja sama banyak pihak. Termasuk di dalamnya peran perguruan tinggi.
Dengan demikian, pendidikan menjadi faktor penting dalam pembangunan manusia.
Kampus Perkuat Riset dan Kolaborasi
Universitas Jambi terus memperkuat budaya riset. Selain itu, kampus juga mendorong inovasi di lingkungan akademik.
Rektor Helmi menjelaskan bahwa dosen dan mahasiswa harus aktif meneliti. Selanjutnya, hasil penelitian harus bermanfaat bagi masyarakat.
Oleh sebab itu, UNJA memperluas kerja sama dengan berbagai pihak.
Tidak hanya itu, UNJA juga menjalin kolaborasi dengan pemerintah dan dunia usaha. Dengan cara ini, inovasi dapat diterapkan secara nyata.
Akhirnya, hasil riset tidak hanya berhenti sebagai teori.
Penutup
Dengan demikian, Dies Natalis ke-63 ini memperkuat posisi Universitas Jambi. Kampus terus berperan sebagai pusat pendidikan dan inovasi.
Selain itu, UNJA juga berkomitmen mencetak lulusan yang siap bersaing. Akhirnya, kampus diharapkan terus memberi dampak nyata bagi pembangunan Jambi.(ar)









